Sudah cukup banyak kabupaten dan kota yang menjalankan konferensi dan dinamika cukup tinggi.Pada organisasi moderen, para anggota dapat memahami dinamika yang sedang terjadi dan bisa membaca tanda-tanda zaman.Sama pada pembukaan konferensi PGRI Sinjai, awalnya akan dibuka oleh Bupati Sinjai, Hj Ratnawati Arif, tetapi karena berhalangan maka diamanahkan kepada Sekda Sinjai yang juga Ketua PGRI Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.Pemberian amanah itu sekaligus menjadi tanda tanda zaman dan marwah organisasi bahwa untuk pemilihan calon ketua F1 Ketua dapat dilakukan secara aklamasi, karena calon tunggal.Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif dalam sambutan tertulis dibacakan Sekda, Andi Jefrianto Asapa pada pembukaan konferensi mengatakan, guru memiliki peran vital dan strategis untuk masa depan bangsa.Apalagi saat ini investasi terbaik adalah sumber daya manusia dan pada posisi ini peran guru sangat menentukan.Bupati berharap kepada peserta konferensi agar menghasilkan program kerja yang inovatif, visioner untuk kemajuan masa depan bangsa.Ketua Panitia Konferensi PGRI Sinjai, Drs Juanda pada laporannya mengatakan bahwa peserta konferensi berasal dari utusan 9 cabang.Penggunaan ruang pola Kantor Bupati Sinjai sebagai tempat kegiatan PGRI sudah ketiga kalinya dilaksanakan.
Baca: Pemerintah Perpanjang Pendaftaran Beasiswa S3 untuk Dosen, Kuota 1.100 Orang, Ini Info LengkapnyaPenggunaan lokasi ini sekaligus bukti nyata kepedulian pemerintah daerah kepada organisasi PGRI.Para pengurus PGRI Provinsi yang hadir pada konferensi ini di antaranya Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Prof Dr Hasnawi Haris, M.Hum, Wakil Ketua, Dr. Andi Ibrahim, M.Pd, Sekretaris Umum Dr Abdi, M.Pd.Bendahara Dra.Hj. Hendriati Sabir, M.Pd, Ketua Biro Kominfo Dr Muhammad Yahya, M.Si, Ketua Biro Pembinaan dan Pengembangan PAUDNI Pendidikan Khusus dan Non Formal Hamdana, S.Pd, M.Si. (*)