ADPERTISI sukses menggelar pelatihan penulisan buku berbasis Artificial Intelence (AI) angkatan kedua yang digelar Sabtu pagi 10 Mei 2025.

Kekuatan  AI dalam menulis adalah membantu brainstorming ide, menyusun outline otomatis, membantu menulis bab demi bab, memberi saran kalimat menarik.

Merevisi atau menyederhanakan kalimat, AI juga mampu mempercepat proses penulisan dan mambantu mengatasi kebuntuan tanpa menggantikan kreatifitas manusia, kata doktor Teknik Sipil Pascasarjana Unhas 2015 ini.

Wanita kelahiran Watampone ini memberikan tips menulis cepat tanpa stres dengan langkah pertama, tulis dulu, edit nanti jangan berhenti menulis hanya untuk mengedit agar alur lancar

Gunakan timer, misal 25 menit menulis non stop lalu 5 menit istrahat menjaga fokus.

Fungsi AI dalam editing memperbaiki tata bahasa dan ejaan, menyederhanakan kalimat rumit, memberi alternatif kalimat menarik.

Dijelaskan juga jenis buku diantaranya; buku referensi, buku teks/ajar, buku ilmiah/monografi, fiksi, non-fiksi, biografi, autobiografi, ensiklopedia, komik, buku panduan, buku akademi, buku anak-anak.

Sekjen ADPERTISI, Ibrahim Pratama, tambahkan, ADPERTISI hadir untuk membantu dan memperlancar para dosen menjalani karier sampai puncak dengan menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) secara nasional telah berulang kali dilaksanakan di Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep.

Selain itu ADPERTISI juga mengelola beberapa jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi dosen mempublikasikan hasil penelitian dan PKM. 

Jurnal yang dikelola itu terbit dua kali setahun setiap semester ganjil dan genap.

"Direncakan awal Juni 2025 ADPERTISI akan menggelar PKM Nasional dengan lokasi sedang dijajaki apakah di Gowa atau Takalar," tandas mahasiswa Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana UMI Makassar ini. 

Pelatihan penulisan buku kali ini sukses terlaksana berkat kerja panitia dengan Ketua Panitia Arnida Idrus, SE, M.Si; Sekretaris Panitia; Nurbeti, S.ST, M.Adm. Kes; Bendahara; Lelly Nugrawati, S.ST, M.Kes.

Kepanitiaan ini didampingi stering comite; Ketua Stering Comite; Dr H Yusriadi Hala, SE, MM. Anggota Dr. Fahrizal, M.Si. Humas dan Publikasi, Dr Muhammad Yahya, M.Si. (*)


Baca juga