Anggota DPR RI, Dr. Ashabul Kahfi, yang juga Ketua DPD PAN Sulsel, menyampaikan khutbah Idul Fitri di kampus Unismuh Makassar pada Senin, 31 Maret 2025.

Lebih lanjut, Ashabul Kahfi menyoroti pentingnya persiapan dalam menghadapi bonus demografi yang tengah menyongsong Indonesia. 

Ia menegaskan bahwa bonus demografi bisa menjadi keuntungan jika generasi muda dipersiapkan dengan baik, terutama dalam hal pemenuhan gizi dan kesehatan.

“Hari ini, Indonesia menyongsong bonus demografi. Ini bisa menjadi keuntungan besar jika kita mampu mencetak generasi berkualitas. Apalagi, pada 2045, kita menargetkan Indonesia Emas. Generasi emas ini hanya bisa terwujud jika kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Menurutnya, hanya generasi yang sehat yang dapat melahirkan generasi cerdas. 

Oleh karena itu, program MBG menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang berkualitas.

“Program MBG ini sangat mulia dan telah dimulai tahun ini melalui kebijakan Presiden Prabowo dengan membentuk Badan Gizi Nasional. Di Komisi IX DPR RI, kami mengawal program ini, termasuk di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Ashabul Kahfi mengungkapkan bahwa untuk tahun 2025, pihaknya menargetkan pendirian 186 dapur di Sulawesi Selatan guna melayani siswa yang membutuhkan makanan bergizi. 

Target jangka panjangnya adalah menjangkau dua juta siswa di provinsi tersebut dalam dua tahun ke depan.

“Kita doakan dan dukung agar program ini berjalan lancar serta dapat menjangkau anak-anak dari jenjang PAUD hingga sekolah menengah, khususnya mereka yang sangat membutuhkan,” pungkasnya.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, serta Badan Gizi Nasional, Ashabul Kahfi menegaskan komitmennya dalam mengawal program-program yang mendukung generasi sehat dan produktif.

“Membangun generasi yang sehat dan produktif adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan gizi yang baik, kita dapat menciptakan bangsa yang lebih kuat dan berkualitas,” tutupnya. (*)



Baca juga