Salah satu bangunan yang rubuh setelah gempa bumi dahsyat mengguncang Myanmar bagian tengah pada hari Jumat, (28/3/2025). (REUTERS/Ann Wang)

LITERASI-ONLINE.COM - Gempa bumi dahsyat dengan kekuatan 7,7 Magnitudo mengguncang Myanmar dan Thailand pada Jumat, 28 Maret 2025.

Pada hari pertama, data sementara menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 26 orang dan puluhan terluka.

Rinciannya, 25 orang tewas di wilayah Mandalay, Myanmar, dan satu orang pekerja bangunan yang roboh di Kota Bangkok Thailand.

Data terbaru pada Sabtu (29/3) menyebutkan, jumlah korban tewas di Myanmar meningkat drastis menjadi 144 orang.

Jumlah korban tewas dan terluka diperkirakan akan terus bertambah, sebab banyak korban yang masih terperangkap dalam bangunan yang rubuh.       

AFP memberitakan, pada Jumat (28/3/2025), gempa dangkal magnitude (M) 7,7 melanda barat laut Kota Sagaing di Myanmar tengah.

Beberapa menit kemudian diikuti oleh gempa susulan berkekuatan 6,4 M.

Gempa itu meratakan banyak bangunan, merobohkan jembatan, dan meretakkan jalan di seluruh Myanmar.

Bahkan merobohkan gedung setinggi 30 lantai yang sedang dibangun ratusan kilometer jauhnya di Kota Bangkok, Thailand.

Kepala Junta Militer Myanmar, Min Aung Hlaing mengatakan 144 orang tewas dan 732 orang terluka.

Ia menambahkan, jumlah korban tewas dan terluka kemungkinan masih bertambah seiiring upaya pencarian dan evakuasi.


Baca juga