Kota Makassar menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan nasional "Sidang Majelis Sinode Gereja Kibaid (Kerapatan Injil Bangsa Indonesia) Tahun 2025" di Hotel M-Regency.
Mengakhiri keterangannya, Pdt. Yulianus Tandirerung mengakui saat ini jangkauan pelayanan Gereja Kibaid sudah mencapai 27 provinsi di Indonesia. "Nah, sesuai dengan namanya, Gereja Kibaid -- Kerapatan Injil Bangsa Indonesia -- maka kami ingin menjangkau seluruh provinsi yang ada di Indonesia untuk memberitakan Kabar Baik (Shalom) bagi setiap orang," tandasnya.Ole-ole untuk PesertaPelaksanaan Sidang Majelis Sinode Gereja Kibaid 2025 di Hotel M-Regency Makassar ini, menjadi momen istimewa bagi Badan Pengurus Majelis (BPM) Klasis Makassar Bidang Pemberdayaan Ekonomi Jemaat (PEJ) untuk merealisasikan program kerjanya dengan menggelar kegiatan bertajuk "Bazaar Jemaat" di area lobi hotel.Koordinator Bidang PEJ, Pnt. Margaretha Wadid Rante B kepada media ini mengemukakan pula, penyelenggaraan kegiatan bazaar jemaat tersebut dimaksudkan untuk lebih menyemarakkan suasana Sidang Majelis Sinode Gereja Kibaid 2025, dan terkhusus memberikan kesempatan kepada jemaat Klasis Makassar untuk memperkenalkan dan memasarkan produk usaha yang dimilikinya."Panitia telah menyiapkan tenant di area sekitar lokasi acara, dan ini peluang bagus buat seluruh jemaat Klasis Makassar untuk memperkenalkan serta memasarkan produk usahanya kepada para peserta dari klasis-klasis pada 27 provinsi di Indonesia untuk dibawa sebagai ole-ole jika mereka kembali ke daerahnya masing-masing," tandasnya. Vivi Brouwer salah satu peserta bazaar menambahkan, dirinya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Badan Pengurus Majelis Klasis Makassar khususnya Bidang Pemberdayaan Ekonomi Jemaat yang telah berinisiatif menyiapkan tenant dan menyelenggarakan kegiatan bazaar jemaat di lokasi pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Gereja Kibaid Tahun 2025. "Penyelenggaraan kegiatan Bazaar Jemaat yang diikuti sejumlah ibu-ibu dari beberapa Gereja Kibaid Klasis Makassar ini, selain memberi kesempatan kepada jemaat untuk memperkenalkan dan memasarkan produk usaha yang dimiliki," katanya."Juga yang terpenting adalah membantu para peserta sidang dalam mendapatkan ole-ole yang hendak dibawa pulang nanti," tutupnya. (*)
Baca juga