Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Toraja Utara masa bakti 2024-2029 menggelar Konferensi Kabupaten IV di Bua Tallulolo Toraja Utara, Rabu 22 Januari 2025.
LITERASI-ONLINE.COM - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Toraja Utara masa bakti 2024-2029 menggelar Konferensi Kabupaten IV di Bua Tallulolo Toraja Utara, Rabu 22 Januari 2025.Menyukseskan pelaksanaan konferensi itu Ketua Pengurus Provinsi PGRI Sulawesi Selatan, Prof Dr H Hasnawi Haris, M.Hum menugaskan empat pengurus PGRI Sulsel menghadiri acara tersebut.Para pengurus Provinsi PGRI Sulsel yang diberi tugas untuk hadir yakni Wakil Ketua Provinsi PGRI Sulsel, DR. H. Muh Basri, M.Pd; Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr Abdi, M.Si; Ketua Biro Olahraga, Drs Suriadi, M.Pd; Ketua Biro Kominfo, Dr.Muhammad Yahya, M.Si.Wakil Ketua Provinsi PGRI Sulsel, Dr.H.Muh Basri, M.Pd pada sambutan pembukaan menegaskan kehadiran PGRI ini berupaya setiap saat meningkatkan kompetensi guru sehingga program kerja yang kelak dihasilkan dalam konferensi ini betul betul dapat dirasakan oleh para anggota.Konferensi ke-4 PGRI Toraja ini menjadi tanda perjalanan organisasi berproses secara kondusif dan dinamis serta dapat menjawab tantangan zaman kekinian, tandas Doktor Ilmu Pendidikan UNM 2017PGRI dituntut dan ditantang agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan kondisi hari ini dalam merancang program kerja termasuk menjalani era digitalisasi dalam kehidupan, kata mantan Plt Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel ini.Hari ini sudah dikenal dengan adanya elektrik gavorment maka guru juga harus mampu melakukan penyesuaian dengan digitalisasi kehidupan dan digitalisasi dalam proses pembelajaran, kata Guru SGO Tana Toraja 1995 ini.PGRI Toraja Utara termasuk cukup aktif dan tertib dalam menjalankan roda organisasi belum lagi sekretariat organisasi yang cukup representatif dibanding dengan kabupaten lain yang ada di Sulsel.Muh Basri menekankan kepada peserta konferensi agar dalam penyusunan formasi pengurus baru dapat mengakomodasi semua unsur satuan pendidikan, gender dan unsur lainnya agar koordinasi dan program kerja dapat berjalan lancar dan sukses.Konferensi PGRI Toraja Utara ini dihadiri utusan 14 Cabang dari seluruh pelosok daerah tujuan utama wisata di Indonesia ini.Turut hadir Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang SP MP, Kadis Pendidikan Toraja Utara, Martinus Manatin, SH MM.Ketua IGTKI-PGRI Toraja Utara, Orpa Padaunan, SE, S.Pd dan Bendahara, Ruth Pala'langan SE, SPd.AUD.Saat ini jumlah anggota PGRI Toraja Utara sebanyak 1700 orang yang mengajar di jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP, SLTA dan unsur lainnya. Tema konferensi adalah Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas. (*)
Baca juga