“Makanya, kita diperintahkan ke sana. Betul-betul mengakui salah khilaf, untuk bertaubat, supaya bisa menjadi manusia yang lebih baik.”Untuk itu, menurutnya penting dilaksanakan bimbingan manasik haji, supaya jemaah bisa paham dan lebih mandiri dalam beribadah di Tanah Suci.“Kemenag, hadir melayani jemaah haji secara maksimal: dari Tanah Air hingga Tanah Suci. Hanya satu yang tidak ditanggung kemenag, nyawa kita saja. Pesawat, makan, hotel dan sebagainya difasilitasi.“Jangan bawa panci, beras, minyak, sudah jadi semua. Artinya, betapa besar perhatian pemerintah kepada kita. Kita hanya diharap fokus ibadah. Sekarang haji reguler rasa haji plus.”Sebelumnya, Kakankemenag Maros H. Muhammad, menyampaikan terkait kegiatan bimbingan manasik bagi jemaah haji Kabupaten Maros. “Bahwa tidak ada pungutan-pungutan bagi jemaah haji Kabupaten Maros tahun 2025.“Bimbingan manasik haji dari KBIH ini resmi: akan dibimbing dari tanah air hingga tanah suci. Biayanya resmi. Semua untuk memenuhi kebutuhan jemaah dalam pemenuhan pengetahuan dan keterampilan melaksanakan ibadah haji.”Hadir saat kegiatan, Kabid PHU H. Ikbal Ismail, Kasubbag TU H. Abdul Kadir, Kasi PHU H. Ahmad Ihyaddin, Kasi Penmad Muhammad Yusuf Jufri dan Ketua KBIHU Hawaisyah Kabupaten Maros Ahmad Quraish.
(Ulya/rls)