Kebakaran dan kerusakan bangunan terjadi di wilayah Tel Aviv, pusat Kota Israel, setelah diserang roket dan rudal oleh Hizbullah dari Lebanon pada Senin (18/11/2024). (Foto/Palestine Chronicle)

Rudal menghantam bus setelah  pertahanan udara Israel gagal mencegat serangan itu.

Pihak militer Israel dalam pernyataan resminya mengatakan, mereka berhasil mencegat roket jarak jauh itu di udara.

Sehingga terjadi pecahan-pecahan besar yang jatuh di beberapa lokasi yang mengenai warga sehingga tewas, terluka, dan memicu kebakaran.   

Salah satu pecahan rudal, menurut militer Israel, menimpa sebuah gedung di Ramat Gan, yang memicu kebakaran besar. 

Keterangan berbeda disampaikan pihak kepolisian.

Menurut polisi, korban tewas, terluka dan kerusakan gedung karena terkena serangan langsung dari proyektil yang ditembakkan dari Lebanon.

Times of Israel memberitakan, salah seorang korban tewas adalah wanita dan sedikitnya 17 orang terluka.

Wanita itu meninggal dan puluhan lainnya terluka pada malam hari akibat roket yang menghantam gedung tiga lantai di kota utara Shfar’am.

Baca: Rumah PM Israel Netanyahu Ditembaki Flare, Tiga Orang Ditangkap

Pihak Rumah Sakit Rambam di Haifa menyatakan, beberapa korban luka sedang dalam perawatan serius.

Pusat medis Israel mengatakan, total 56 korban luka dibawa untuk mendapatkan perawatan. 

Pemerintah Israel tidak merilis angka pasti korban tewas dan terluka karena serangan terbaru Hizbullah ini. 

Namun, menurut layanan darurat Magen David Adom (MDA), ada korban tewas dan puluhan orang terluka. (*) 



Baca juga