LITERASI-ONLINE.COM - Solidaritas untuk warga Palestina terus ditunjukkan masyarakat di berbagai belahan dunia.
Di Yunani, para pekerja pelabuhan menolak mengirimkan kontainer berisi senjata dengan tujuan Israel, Jumat (18/10/2024). Pengiriman senjata ini terhenti di Pelabuhan Piraeus, karena para pekerja di Yunani memutuskan untuk tidak memuatnya ke kapal yang akan menuju Israel.Media Anadolu memberitakan, kontainer berisi senjata itu tiba di Yunani melalui Makedonia Utara dan rencananya dikirim ke Pelabuhan Haifa di Israel.Namun, serikat pekerja di Yunani mengeluarkan seruan agar pekerja pelabuhan berkumpul dan menghentikan pengiriman kontainer itu. Kontainer itu menumpuk di pelabuhan, karena pekerja menolak menaikkannya ke kapal tujuan Israel. Bukan hanya "mogok" kerja, menurut stasiun televisi pemerintah Yunani, ERT, para pekerja juga memajang tulisan di kontainer yang mengecam Israel.Pekerja pelabuhan menulis "Pembunuh, keluar dari pelabuhan!" Para pekerja juga meneriakkan yel-yel untuk kemerdekaan Palestina.
Baca: Profil Jacksen F Tiago, Mantan Pemain PSM Makassar dan Persebaya yang Jadi MualafPresiden Serikat Pekerja Pelabuhan Piraeus, Markos Bekris, mengecam pemerintah Yunani yang memberi izin pelabuhan mereka digunakan untuk pengiriman senjata ke Israel.
Menurut Markos Bekris, tindakan pemerintah Yunani ini sama saja mendukung genosida yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina, yang sudah menewaskan sedikitnya 42.000 warga yang kebanyakan wanita dan anak-anak.