Mahasiswa Prodi Teknologi Pakan Ternak Fakultas Vokasi Unhas menggelar pengabdian masyarakat di Kabupaten Barru.

Ia menjelaskan secara rinci tentang proses pembuatan silase, mulai dari pemilihan bahan hijauan, proses fermentasi, hingga penyimpanan yang tepat untuk memastikan kualitas pakan tetap terjaga.

Paparan ini memberikan wawasan yang mendalam kepada para peserta tentang pentingnya teknologi silase dalam menjaga ketersediaan pakan berkualitas tinggi sepanjang tahun, terutama pada musim kemarau ketika hijauan segar sulit didapatkan.

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan demonstrasi langsung pembuatan silase hijauan.

Demonstrasi ini dilakukan di lapangan dengan melibatkan para peserta, termasuk peternak dan mahasiswa.

Proses pembuatan silase ini disaksikan dengan antusias oleh para peserta, yang tampak sangat tertarik dan terlibat dalam setiap tahapan pembuatan. 

Demonstrasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis kepada peserta, tetapi juga membangun rasa percaya diri mereka dalam menerapkan teknologi ini di lapangan.

Penutup acara ini ditandai dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. 

Para peternak, mahasiswa, dan masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mereka terkait manajemen pakan ternak selama musim kemarau. 

Dalam diskusi ini menghasilkan berbagai ide dan solusi yang dapat diterapkan di tingkat lokal, serta memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan kesejahteraan peternak melalui inovasi dan teknologi.

Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini tidak hanya berhasil memperkenalkan teknologi silase hijauan kepada para peternak di Desa Kading, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya penerapan teknologi pertanian yang berkelanjutan. 

Ketua Tim Kegiatan Pengabdian  Muhammad Faried Fajri, mengharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan peternak di Kabupaten Barru dan menjadi model bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa. (*)



Baca juga