Tentara Israel yang bertugas di Gaza, Palestina.

LITERASI-ONLINE.COM - Sedikitnya 20 tentara Israel dari brigade infanteri menolak untuk kembali bertempur di Gaza, Palestina.

Mereka membangkang perintah atasan karena tidak yakin mampu mengalahkan pejuang Hamas.

Sebab selama hampir setahun melawan Hamas di Gaza, Israel yang didukung penuh persenjataan canggih Amerika Serikat, tidak kunjung menang. 

Bahkan setiap pekan jumlah tentara Israel yang tewas terus bertambah.

Karena menolak perintah atasan, puluhan tentara itu diancam akan menghadapi pengadilan militer. 

Informasi puluhan tentara membangkang itu disampaikan lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pada Rabu, 28 Agustus 2024.

KAN melaporkan, beberapa diantara tentara itu sudah menerima pemberitahuan akan menghadapi pengadilan militer jika tidak setuju kembali ke Gaza.

Beberapa tentara menyampaikan, setelah 10 bulan bertempur di Gaza, mereka tidak ingin lagi ke sana.

Tapi bersedia untuk melakukan tugas-tugas lain.

Bukan hanya dari brigade infanteri, beberapa anggota batalyon juga sudah memberi isyarat tidak ingin kembali ke medan perang di Gaza.

Keluarga dari beberapa tentara mengungkapkan, putra-putra mereka dipaksa kembali ke Gaza atau menghadapi hukuman penjara militer.


Baca juga