Sosok Thomas Matthew Crooks yang menurut FBI sebagai pelaku penembakan Donald Trump saat kampanye Pilpres AS 2024.

3. Menyumbang untuk Partai Republik

Meski tercatat sebagai pemilih untuk Partai Republik, tapi Crooks pernah memberi donasi atau sumbangan kepada Partai Demokrat.

Ketika itu, Crooks memberikan sumbangan kepada komite aksi politik yang berpihak pada Partai Demokrat yang disebut Progressive Turnout Project pada Januari 2021. 

Sumbangan itu bersamaan dengan hari pelantikan Presiden AS, Joe Biden.

4. Keluarga Cari Informasi

Ayah pelaku penembakan, Matthew Crooksyang dihubungi media mengaku, belum tahu motif penembakan yang dilakukan putranya.

Matthew menegaskan, akan mencari informasi mengenai kejadian ini.

Ia juga menyampaikan, akan berkonultasi dengan pihak keamanan sebelum menyampaikan pernyataan resmi ke publik.

5. Tidak Bawa Kartu Identitas

Ketika melakukan aksinya, Crooks sama sekali tidak membawa kartu identitas.

Baca: Kampanye Pilpres AS: Terduga Penembak Donald Trump Tewas, Joe Biden Ikut Beri Tanggapan

Menurut agen FBI, Kevin Rojek, pihaknya harus melakukan tes DNA untuk bisa mengungkap identitas Crooks.

Sebagai informasi, Crooks tewas ditembak agen Secret Service yang menjaga kampanye Donald Trump. (*) 



Baca juga