LITERASI-ONLINE.COM - Presiden Liberia, Joseph Boakai, yang belum genap setahun menjabat, memberi contoh nyata bagi pejabat di negaranya.
Boakai sukarela memotong gajinya sendiri sebesar 40 persen.Menurut sang presiden, langkah tersebut bertujuan untuk menjadi contoh bagi pemerintahan yang bertanggung jawab.Boakai prihatin karena sebagian besar rakyat di negaranya masuk kategori miskin.Sebagai wujud keberpihakannya kepada rakyat, ia akan memotong sendiri gajinya sebagai presiden. Negara di Afrika Barat itu memang sedang berjuang memerangi kemiskinan dan korupsi yang merajalela.Kemiskinan dan korupsi merupakan tantangan berat bagi Boakai yang dilantik sebagai Presiden Liberia pada Januari 2024 lalu.Dalam kampanyenya sebelum terpilih jadi presiden, ia berjanji memperbaiki kondisi kehidupan warga Liberia, mengatasi korupsi, dan menegakkan supremasi hukum. "Pemotongan gaji sukarela presiden ini mencerminkan tekad untuk memimpin dengan memberi contoh dalam memperkuat akuntabilitas pemerintah dan menunjukkan solidaritas kepada rakyat negara," kata pernyataan resmi Kantor Kepresidenan Liberia seperti diberitakan AFP, Rabu (10/7/2024).
Baca: Presiden Joe Biden Diisukan Lupa Ingatan, Ini Penjelasan Gedung PutihLiberia masuk daftar negara termiskin di dunia.
Sesuai laporan Bank Dunia tahun 2023, separuh penduduk Liberia hidup dalam kemiskinan.Ditengah kemiskinan warga, para pejabat pemerintah Liberia justru berlomba korupsi. Buktinya, Liberia berada di peringkat 145 dari 180 dalam Indeks Persepsi Korupsi 2023 berdasarkan data Transparency International.