LITERASI-ONLINE.COM - Gelombang unjuk rasa besar-besaran di berbagai negara Eropa terus berlangsung.
Mereka memprotes serangan brutal Israel di Rafah, Palestina, yang menewaskan ratusan orang pengungsi yang kebanyakan wanita dan anak-anak. Pada Rabu (29/5/2024) waktu setempat misalnya, ribuan pengunjuk rasa pro-Palestina melancarkan protes di stasiun kereta api utama di Kota Bologna, Italia.Pendemo menyerukan diakhirinya genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza.Para demonstran meneriakkan “Palestina akan bebas” dan mengibarkan bendera Palestina. Karena warga memblokir stasiun kereta, maka terjadi penundaan perjalanan di seluruh wilayah.Meski mendapat kecaman dunia, Israel terus melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza.Israel mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera di wilayah konflik itu.
Baca: Kibarkan Bendera Palestina Saat Rapat, Anggota Parlemen Perancis Diskorsing dan Tunjangan DipotongSejak serangan brutal Israel pertengahan tahun 2023 lalu, tercatat 36.100 warga Palestina terbunuh di Gaza.
Sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 81.000 lainnya terluka.Jumlah korban ini merujuk data dari otoritas kesehatan di Gaza. (*)