PRM Pattunuang Cabang Manggala, Kota Makassar, menggelar musyawarah ranting untuk memilih pengurus.

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR -Ranting Muhammadiyah Pattunuang Cabang Manggala, Kota Makassar, menggelar musyawarah ranting (musyran) ke-3 pada Ahad, 26 Mei 2024 di Masjid Nurul Yaqin Pattunuang, Bitowa, Kota Makassar.

Berdasarkan hasil musyran, terbentuk pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pattunuang periode kepemimpinan 2022-2027.

Hasil musyran menyepakati struktur kepemimpinan PRM Pattunuang sebagai berikut: 

Ketua PRM Pattunuang: Muhammad Kasman, S.Ag

Wakil Ketua: Abdul Hafid

Sekretaris: Sulkifli, ST

Bendahara: A. Ranreng, A.AP, M.A

Anggota: Drs. Muhammad Thamrin, Hamzah, S.Pd, dan Abdullah.

Musyawarah ranting ini dibuka secara resmi oleh Ketua PCM Manggala, Muhammad Ali, S.Ag, M.Pd.I.

Saat memberi sambutan, Muhammad Ali menegaskan, siapa pun yang diplih dan diberi amanah adalah mereka yang siap bekerja ikhlas dan semangat berkorban. 

Gerakan persyarikatan ini akan terasa geliat dan semangatnya, kalau pada ranting dan cabang Muhammadiyah secara rutin menggelar pengajian. 

"Lewat pengajian itu menjadi pertanda kalau Muhammadiyah tetap hadir dan eksis pada wilayah tersebut," kata Muhammad Ali.

Turut hadir dalam musyran ini sesepuh Muhammadiyah Manggala, Dr.H.Mukhtar Hamzah, SE, MM, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PCM Manggala, Dr.Muhammad Yahya, M.Si.

Ketua PRM Pattuang yang terpilih periode kedua ini, Muhammad Kasman kepada media mengatakan, langkah yang segera dilakukan adalah menggelar pengajian secara rutin sekali sebulan di masjid serta rumah anggota maupun simpatisan Muhammadiyah.

Baca: Kemenag Segera Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 2024, Ini Jadwal dan Tahapannya

Selain itu, kegiatan yang akan dilaksanakan adalah menggelar tabliq akbar serta pelatihan tata cara penyelenggaraan jenazah dan kegiatan sosial lainnnya yang sangat dibutuhkan warga dan anggota di Pattunuang.

Kondisi saat ini, PRM Pattunuang belum memiliki amal usaha sehingga ini juga jadi tantangan kepemimpinan  untuk menghadirkan amal usaha sesuai kebutuhan dan tuntutan dari anggota maupun simpatisan persyarikatan. (*)



Baca juga