Sebanyak 143 negara mendukung Palestina jadi anggota penuh PBB pada pemungutan suara yang digelar Majelis Umum PBB, Jumat 10 Mei 2024 waktu setempat.

Diterima tidaknya Palestina sebagai anggota penuh PBB tergantung persetujuan Dewan Keamanan PBB.

Pada momen inilah Amerika Serikat akan menggunakan hak veto untuk menolak Palestina sebagai anggota penuh PBB. 

Sudah banyak kali Amerika Serikat menggunakan hak veto terkait Palestina. 

"Kami menginginkan perdamaian, kami menginginkan kebebasan," kata Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, sebelum pemungutan suara.

Baca: 4 Negara Eropa Pastikan Akui Kedaulatan Palestina, Pemerintah Israel Geram

"Suara ya adalah suara untuk eksistensi Palestina, tidak menentang negara mana pun. Ini adalah investasi dalam perdamaian," tambah Riyad yang mendapat tepuk tangan meriah  peserta pemungutan suara, seperti diberitakan AFP. (*)



Baca juga