Mahasiswa pro-Palestina bergandengan tangan ketika polisi mendatangi perkemahan mereka di kampus Universitas Washington, Amerika Serikat, Sabtu, 27 April 2024. (Foto: ist)

LITERASI-ONLINE.COM, AMERIKA - Demo mahasiswa yang mendukung perjuangan rakyat Palestina masih terus berlanjut di berbagai kampus di Amerika Serikat (AS).

Meski pihak kampus memanggil polisi dan menangkapi demonstran, tapi tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk berhenti membiayai militer Israel. 

Ratusan mahasiswa tetap bertahan di lingkungan kampus masing-masing dengan mendirikan kemah.

Beberapa kampus terpaksa meniadakan perkualiahan tatap muka di kelas. Diganti dengan perkualiahan online. 

Belakangan muncul demo tandingan dari mereka yang mendukung agresi militer Israel di jalur Gaza, Palestina. 

Pada Minggu (28/4/2024), terjadi baku hantam saat demonstrasi di University of California Los Angeles (UCLA) antara polisi dan mahasiswa.

Sehari sebelumnya, Sabtu (27/4/2024), sebanyak 275 mahasiswa ditangkap di berbagai kampus.

Antara lain di Indiana University at Bloomington, Arizona State University, dan Washington University di St. Louis.

Dikutip dari AP, hingga saat ini, jumlah mahasiswa yang ditangkap sudah mendekati angka 900 orang.  

Penangkapan mahasiswa yang demo pro-Palestina itu dimulai ketika polisi membubarkan perkemahan mahasiswa di Columbia University pada 18 April 2024 lalu.

Penangkapan mahasiswa di Columbia University bukannya membuat demo mereda, tapi justru sebaliknya.

Kampus-kampus di Amerika Serikat semakin bergolak yang membuat polisi melakukan penangkapan besar-besaran.  


Baca juga