LITERASI-ONLINE.COM, GAZA - Tiga putra pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, tewas dalam serangan udara tentara Israel di Gaza pada Rabu (10/4/2024).
Israel melancarkan serangan udara ketika warga Gaza dalam suasana lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. Serangan udara itu memang menargetkan keluarga Ismail Haniyeh yang bermukim di Gaza, Palestina.Al Arabiya memberitakan, Kamis (11/4), ketiga putra Ismail Haniyeh yang tewas adalah Hazem, Amir dan Mohammad. Mereka diserang ketika sedang berkendara di kamp Al-Shati di Gaza.Tiga cucu Haniyeh juga tewas dalam serangan itu dan 3 orang lainnya terluka. Total 6 orang yang tewas.Menanggapi serangan brutal itu, Ismael Haniyeh menegaskan, serangan yang menargetkan keluarga pemimpin Hamas tidak akan mengubah garis perjuangan Hamas di Gaza. "Musuh berpikir bahwa menargetkan anak-anak saya akan mengubah negosiasi. Tidak akan berubah," kata Ismail Haniyeh kepada TV milik Al Jazeera.
Baca: Irlandia Segera Akui Negara Palestina, Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang“Darah rakyat kami (Palestina) jauh lebih berharga,” lanjut Haniyeh.
Ia menegaskan, tewasnya ketiga putranya menjadi martir perjuangan.Setelah ditunjuk sebagai pemimpin kelompok Hamas pada tahun 2017, Ismail Haniyeh harus berpindah-pindah tempat untuk menghindari blokade Israel di jalur Gaza.