Ribuan warga Israel menggelar unjuk rasa Sabtu (6/4/2024) mendesak PM Israel Benjamin Netanyahu mundur.



"Konflik yang mengerikan ini harus segera diakhiri. Para sandera harus dibebaskan. Bantuan yang telah kami upayakan dengan sekuat tenaga untuk dikirim melalui darat, udara, dan laut harus disalurkan kepada warga Gaza," kata Sunak, diberitakan AFP. 

Menurut data Israel, serbuan Hamas ke Israel pada Oktober 2024 lalu mengakibatkan tewasnya 1.170 orang di Israel selatan.

Sedangkan serangan brutal Israel telah menewaskan 33.000 orang lebih di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan di wilayah Palestina itu. 

Menurut Sunak, anak-anak di Gaza membutuhkan jeda kemanusiaan dengan segera, yakni gencatan senjata jangka panjang yang berkelanjutan. 

"Itu adalah cara tercepat untuk mengeluarkan para sandera dan memberikan bantuan, serta menghentikan pertempuran dan jatuhnya korban jiwa," katanya.

Sunak juga menyoroti serangan Israel yang menewaskan 7 pekerja kemanusiaan World Central Kitchen (WCK) pada Senin (1/4/2024).

Tiga diantara staf WCK yang tewas itu adalah warga negara Inggris. 

Kematian tiga warga itu meningkatkan tekanan pada pemerintah Inggris untuk menangguhkan izin ekspor senjata ke Israel. (*)


Baca juga