Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye

Pelantikan Faye dihadiri beberapa pemimpin Afrika.

Upacara pelantikan Faye berlangsung di kota baru Diamniadio, dekat ibu kota Senegal, yakni Dakar. 

“Di hadapan Tuhan dan bangsa Senegal, saya bersumpah akan setia menjalankan jabatan Presiden Republik Senegal,” kata Faye di hadapan para pejabat, seperti diberitakan AFP. 

Serah terima kekuasaan secara resmi dengan Presiden Senegal Macky Sall akan berlangsung di istana presiden di Kota Dakar. 

Faye termasuk diantara beberapa lawan politik presiden sebelumnya yang dibebaskan dari penjara 10 hari sebelum pemungutan suara Pilpres Senegal pada 24 Maret 2024.

Faye yang mantan pemeriksa pajak sebelum masuk dunia politik, menjadi presiden kelima negara Afrika Barat itu sejak merdeka dari Perancis pada 1960.

Dari dua istrinya, Faye memiliki empat anak. 

Ia mewakili generasi baru politisi muda Senegal. 

Sebelumnya. dalam pidato kemenanganya, Faye menyatakan prioritasnya adalah rekonsiliasi nasional, meredakan krisis biaya hidup, dan memerangi korupsi. 

Baca: Rumah Presiden Peru Digerebek karena Skandal Jam Tangan Rolex, 6 Menteri Mundur

Ia juga berjanji memulihkan kedaulatan nasional atas aset-aset penting seperti sektor minyak, gas, dan perikanan. 

Faye ingin meninggalkan mata uang Franc CFA regional, karena merupakan warisan kolonial Perancis.

Prioritas lainnya yakni berinvestasi lebih banyak di bidang pertanian untuk mencapai swasembada pangan. (*)



Baca juga