Sekolah kedinasan PKN STAN
LITERASI-ONLINE.COM - Pendaftaran sekolah-sekolah kedinasan tahun 2024 akan dibuka Maret.
Pendaftaran sekolah kedinasan akan dibuka bersamaan penerimaan CPNS 2024 untuk tahap I. Masuk sekolah kedinasan merupakan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk kuliah dengan tanggungan biaya pemerintah.Selain itu, beberapa sekolah kedinasan memberikan jaminan menjadi CPNS setelah lulus kuliah.Terdapat empat sekolah kedinasan yang tidak memberlakukan tes fisik untuk calon mahasiswa atau calon taruna/taruni saat mendaftar. Sedangkan beberapa sekolah kedinasan lainnya, mengharuskan tes fisik saat seleksi. Sesuai informasi dari masing-masing laman sekolah kedinasan, berikut ini sekolah kedinasan tanpa tes fisik: 1. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)PKN STAN masuk dalam daftar sekolah kedinasan tanpa tes fisik bagi pendaftarnya. PKN STAN merupakan perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyelenggarakan program pendidikan vokasi di Bidang Keuangan Negara.Meski tanpa tes fisik, namun PKN STAN mewajibkan calon peserta didiknya mengikuti serangkaian tes kesehatan saja.STAN juga tidak terlalu banyak mensyaratkan syarat fisik calon pendaftar dalam seleksi masuk.Contohnya, tidak ada batas minimal tinggi badan. Tapi, PKN STAN mewajibkan calon peserta didiknya untuk memiliki tubuh sehat dan bebas dari narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya.2. Sekolah Tinggi Statistik (STIS)Syarat mendaftar Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang berkaitan dengan kesehatan fisik hanya berupa sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan bebas narkoba.Tidak buta warna (baik total maupun parsial). Untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri.3. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) merupakan sekolah kedinasan milik BMKG.Sekolah kedinasan ini juga tidak menerapkan tes fisik untuk calon pendaftar.STMKG ini mensyaratkan calon siswanya agar sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D.Calon siswa bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi.STMKG juga mensyaratkan bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan. 4. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekim)Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekim) yang merupakan sekolah kedinasan milik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia juga tidak mensyaratkan tes fisik.Tes fisik di Poltekim "hanya" berupa syarat tinggi badan laki-laki minimal 170 cm, perempuan minimal 160 cm. Berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat tes kesehatan.Syarat lainnya berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, tidak bisu dan tidak buta warna.Bagi laki-laki tidak bertato/bekas tato dan tidak memiliki tindik/bekas tindik pada telinga atau anggota badan lainnya.Bagi pendaftar perempuan tidak bertato/bekas tato dan tidak memiliki tindik/bekas tindik pada anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan). (*)
Baca juga