Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.
LITERASI-ONLINE.COM, AMERIKA - Sejumlah anggota komunitas Palestina-Amerika yang diundang untuk bertemu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pada Kamis (31/1/2024) waktu setempat, menolak undangan itu.
Warga AS keturunan Palestina itu kecewa pada kebijakan pemerintah AS mengenai konflik di jalur Gaza, Palestina.Selama konflik antara pejuang Hamas dengan Israel, puluhan ribu warga sipil tewas. Kebanyakan perempuan dan anak-anak. “Pertemuan seperti ini, pada saat ini merupakan sebuah penghinaan,” kata sekelompok anggota komunitas Palestina-Amerika yang menerima undangan itu.Reuters memberitakan, anggota komunitas Arab, Palestina dan Muslim di Amerika Serikat, serta aktivis anti-perang di seluruh negeri, memprotes kebijakan pemerintah Amerika dalam konflik di Gaza.Konflik itu telah menewaskan sekitar 27.000 orang, sesuai data kementerian kesehatan di Gaza.Kelompok Palestina-Amerika mengemukakan, Blinken dan Presiden Joe Biden setiap hari menunjukkan kepada rakyat Amerika mengenai "keberpihakannya" dalam konflik Gaza. Karena itu, mereka tidak akan menghadiri undangan diskusi dari Gedung Putih itu. Mereka menilai, Washington terlibat dalam tindakan brutal Israel di Gaza.Sebelumnya, PBB telah menyerukan gencatan senjata kemanusiaan. Namun, AS menolaknya, dengan alasan gencatan senjata itu akan membuat Hamas bersatu kembali. Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Blinken sudah bertemu dengan beberapa pemimpin dari komunitas Palestina-Amerika.Tapi, tidak disebutkan secara spesifik berapa orang yang hadir. (*)
Baca juga