Ketika itu, Marcos Jr belum memenangkan Pilpres Filipina 2022.Di Filipina, wakil presiden boleh bertugas merangkap jabatan menteri. Marcos Jr awalnya menerima permintaan Sara Duterte dan menganggapnya sebagai ide yang bagus. Tapi, setelah memenangkan Pilpres Filipina 2022, Marcos Jr "ingkar janji".Ia menempatkan Sara Duterte sebagai menteri pendidikan, bukan menteri pertahanan.Konflik bertambah ketika Sara Duterte meminta tambahan dana 403 juta peso atau sekira Rp 112 miliar untuk anggaran sebagai wakil presiden.Marcos Jr hanya memberinya 221 juta peso atau sekira Rp 61,9 miliar. Rodrigo Duterte kemudian marah setelah parlemen Filipina mencabut dana putrinya (Sara Duterte) sebesar 650 juta peso (sekira Rp 181,9 miliar) dalam anggaran nasional.Rodrigo Duterte dikabarkan ingin melibatkan pihak militer dalam upaya menggulingkan Marcos Jr.Rodrigo Duterte membantah tuduhan itu, tapi tidak membantah ada pertemuan dengan sejumlah pensiunan jenderal. (*)