2024

LITERASI-ONLINE.COM, ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan melarang warganya menggelar perayaan Malam Tahun Baru 2024 untuk menunjukkan solidaritas dan simpati pada penderitaan warga Palestina di Jalur Gaza.

Pemerintah Pakistan memiinta warga untuk "menjalankan kesederhanaan" pada malampergantian tahun.

Larangan itu disampaikan Perdana Menteri (PM) Pakistan, Anwaar-ul-Haq Kakar, dalam pidato yang disiarkan langsung stasiun televisi setempat, Kamis (27/12/2023) malam.  

"Karena situasi di Jalur Gaza Palestina, pemerintah telah memutuskan untuk melarang sepenuhnya semua jenis acara yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru 2024," kata Anwaar-ul-Haq Kakar.

"Seluruh bangsa Pakistan dan umat Islam sangat sedih dengan genosida terhadap warga Palestina yang tertindas, terutama pembantaian anak-anak yang tidak berdosa, di Gaza dan Tepi Barat," tambahnya, seperti dilansir AFP.

Serangan brutal Israel ke jalur Gaza, melalui udara dan darat, dikabarkan sudah menewaskan sedikitnya 21.320 orang, yang kebanyakan anak-anak dan wanita.

Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikelola Hamas mengungkapkan, sebagian besar korban tewas karena serangan militer israel adalah perempuan dan anak-anak. (*)

 



Baca juga