LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Direktur DRTPM Kemdikbudristek Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr, mengapresiasi positif atas pencapaian prestasi yang ditorehkan oleh UNM yang berhasil sukses sebagai kampus penerima dana dan judul terbanyak perguruan tinggi klaster mandiri dalam bidang pengabdian masyarakat tahun 2023.
“Pencapaian UNM adalah hal yang luar biasa di bawah komando kepemimpinan Rektor UNM, Prof. Dr.Ir. H. Husain Syam, M.TP. IPU, ASEAN Eng, dan patut kita apresiasi karena UNM mampu memenangkan 15 judul dengan dana Rp 861 juta dan mengungguli sejumlah perguruan tinggi terkemuka lainnya di Indonesia. Sekali lagi selamat kepada Pak Rektor dan seluruh civitas akademika UNM,” ujarnya.Direktur DRTPM Kemdikbudristek Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr menjadi narasumber dalam seminar nasional beberapa waktu lalu di UNM dengan judul: Transformasi Kebijakan Riset, teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Era 5.0 dalam mendukung Indonesia Unggul. Dua narasumber lainnya masing-masing Prof. Dr. drh. R. Wisnu Nurcahyo, dengan judul Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mono Tahun DRTPM, dan Prof. Dr. Okid Prama Astirin, M.S. dengan judul Pengabdian Masyaraklat Multi Tahun dan Program Kosabangsa DRTPM. Sementara itu, Rektor UNM,Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP. IPU, ASEAN Eng, menghaturkan terima kasih dan penghargaan kepada LP2M yang menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dengan baik, karena telah bekerja keras dan cerdas sehingga UNM berhasil menempati urutan pertama sebagai perguruan tinggi penerima hibah DRTPM terbanyak pada pengabdian kepada masyarakat.“Kita berharap mudah-mudahan kegiatan ini memberi kontribusi pada peningkatan IKU PT untuk meningkatkan level UNM sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,” harapnya.
Baca: Pegawai Honorer Resmi Dihapus, Pejabat Juga Dilarang Angkat Honorer Baru, Sudah Diteken PresidenSelanjutnya, Ketua LP2M Prof.Dr. Ir. H. Bakhrani A. Rauf, MT. IPU, mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun bukan saja untuk mewadahi para peneliti dan pengaddi mempublikasihan hasil penelitian dan pengabdiannya, tetapi menambah pengetahuan dan wawasan terkait dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini diikuti 500 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, khususnya di wilayah timur Indonesia. (
Wahyudin)