Dosen Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Ahad, 17 September 2023.

LITERASI-ONLINE.COM, MAROS - Dosen Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tompobulu,  Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Ahad, 17 September 2023.

Program PKM  ini mengusung tema Pelatihan Keterampilan Pengawetan Tuak Manis Sebagai Minuman Segar Alami Bagi Kelompok Tani Penyadap Nira Desa Tompobulu Kabupaten Maros.

Adapun pelaksana kegiatan PKM  dari dosen Fakultas Sastra dipimpin Ketua Tim Dr. H. Muliadi, M.Hum dan anggota terdiri atas Dr. Kasma F. Amin, M.Pd. dan Apt. Sitti Maryam, M.Sc., serta 2 orang mahasiswa yang terlibat dalam pengabdian tersebut.

Pelaksanaan program kemitraan masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Fakultas Sastra ini melibatkan 2  Kelompok Tani di Desa Tompobulu, yakni kelompok Tani Laja dan Parang Luara sebanyak 15 orang.

Dr. Muliadi selaku ketua tim mengatakan program pelatihan Tunis ini dimaksudkan sebagai upaya memberi keterampilan kepada anggota kelompok tani tersebut dalam mengolah tuak menjadi beberapa produk, antara lain cuka, tuhit, gula aren, dan tuak manis. 

Pada pelatihan periode tahun 2023 ini, pengabdian difokuskan pada keterampilan pengawetan tuak manis (tunis) sebagai minuman segar alami sebab hal ini lebih praktis untuk mengerjakannya dan mempunyai nilai ekonomis bagi peningkatan pendapatan keluarga petani. 

Selain itu pelatihan ini dimaksudkan untuk mengurangi produksi minuman arak dikalangan masyarakat.

Lewat pelatihan ini kelompok tani diharap memiliki keterampilan dalam mengelola tuak manis, sehingga mengurangi mabuk-mabukan dalam masyarakat yang berujung pada terjadinya kerawanan sosial dalam masyarakat. 

"Pada akhirnya program pengabdian pada masyarakat ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan program lain yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat petani sehingga memberi dampak yang baik bagi mereka dalam kehidupan selanjutnya," kata Mulyadi. (*)


Baca juga