Seminar dan Tour Literasi Pemajuan Obyek Kebudayaan di Fort Rotterdam.

Menurut Edo, kegiatan ini merupakan upaya memperkenalkan nilai-nilai budaya, khususnya Objek Pemajuan Kebudayaan yang ada di Kota Makassar kepada generasi muda. 

Ia menambahkan, tujuan pelaksanaan Seminar dan Tour Literasi Obyek Pemajuan Kebudayaan adalah memberikan pemahaman kepada generasi muda akan pentingnya Pemajuan Kebudayaan dalam membangun bangsa berbasis nilai-nilai budaya lokal menuju Indonesia Emas 2045.

Kemudian memperkenalkan generasi muda akan khazanah kebudayaan, khususnya Objek Pemajuan Kebudayaan sebagai kekuatan masa lalu untuk kekinian dan masa depan.

Tujuan berikutnya,  mendekatkan generasi muda dengan kebudayaan melalui Objek Pemajuan Kebudayaan dengan mengunjungi langsung Objek Pemajuan Kebudayaan yang ada di Kota Makassar.

Tujuan lainnya, menumbuhkan atau membangkitkan imajinasi dan kreativitas generasi muda terhadap kebudayaan, melalui Objek Pemajuan Kebudayaan.

Selain itu, agar dapat menumbuhkan/membangkitkan kesadaran, kecintaan dan kepedulian generasi muda terhadap nilai-nilai budaya, khususnya terkait Objek Pemajuan Kebudayaan.

Manfaat Bagi Peserta

Panitia kegiatan ini optimistis, seminar dan tour literasi akan memberi dampak positif bagi para generasi muda. 

Pertama, generasi muda akan ikut terlibat dalam agenda-agenda Pemajuan Kebudayaan untuk membangun bangsa berbasis nilai-nilai budaya lokal menuju Indonesia Emas 2045.

Kedua, generasi muda mampu mengaktualisasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui agenda-agenda Pemajuan Kebudayaan.

Ketiga, tumbuh atau bangkitnya kepedulian kesadaran, kecintaan dan kepedulian generasi muda akan berbagai khazanah kebudayaan terutama nilai-nilai budaya lokal, khususnya terkait Objek Pemajuan Kebudayaan.

Keempat, generasi muda mampu memanfaatkan Objek Pemajuan Kebudayaan dengan ide-ide kreatif yang dapat membangkitkan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan.

Jadwal Kegiatan

Rangkaian kegiatan ini akan dibuka pukul 08.30 Wita. 

Pada seminar kebudayaan, panitia akan menghadirkan dua pemateri.

Keduanya adalah Dr. H. Ajiep Padindang, SE, MM (Inisiator/Penanggungjawab Kongres Kebudayaan Sulawesi Selatan 2023).

Kemudian  Dr. Suriadi Mappangara, M.Hum (mantan Kepala BPNB Makassar dan Ketua Jurusan Sejarah Universitas Hasanuddin).

Setelah seminar, peserta akan mengikuti Tour Literasi Budaya. 

Kegiatan ini untuk memperkenalkan secara langsung Objek Pemajuan Kebudayaan yang ada di Kota Makassar, khususnya yang ada di dalam Fort Rotterdam. 

Kegiatan ini dilakukan dengan membawa langsung peserta melihat Objek Pemajuan Kebudayaan, sekaligus memberikan penjelasan secara detail setiap objek yang dikunjungi. (*)



Baca juga