Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ri
LITERASI-ONLINE.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membuka lowongan kerja untuk posisi Konsultan Individu dan Staf Pendukung pada Juli 2026.Lowongan kerja ini ditujukan bagi para profesional yang ingin berkontribusi mendukung berbagai program strategis di sektor kesehatan nasional.Kemenkes RI membuka kesempatan bagi tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk bergabung dalam pelaksanaan proyek dan kegiatan di lingkungan Kementerian Kesehatan. Pendaftaran dilakukan secara online dan dibuka hingga 12 Juli 2026.Posisi dan Syarat PendaftarPosisi yang terbuka dan syarat bagi pendaftar sebagai berikut:1. Procurement ExpertSyarat Pendaftar:Pendidikan minimal S2, diutamakan pada bidang Teknik, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Hukum, Ekonomi, Manajemen, Supply Chain Management, atau bidang lain yang relevan, serta memiliki sertifikasi pengadaan barang dan jasa.Memiliki pengalaman profesional minimal 7 tahun di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, manajemen kontrak, atau pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, dan jasa konsultansi pada proyek yang didanai lembaga pembangunan internasional seperti IsDB, World Bank, ADB, JICA, atau organisasi sejenis.Memahami Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta memiliki pengalaman bekerja sama dengan LKPP.Memiliki pengalaman dalam pengadaan alat kesehatan, pembangunan infrastruktur rumah sakit, layanan kesehatan, atau proyek sektor kesehatan menjadi nilai tambah.Memiliki kemampuan komunikasi, penyusunan laporan, dan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan.2. Monitoring & Evaluation ExpertPendidikan minimal S2 di bidang Kesehatan Masyarakat, Epidemiologi, Manajemen Kesehatan, Statistik, Ekonomi, Kebijakan Publik, Administrasi Publik, Studi Pembangunan, Teknik, Manajemen, Monitoring dan Evaluasi, atau bidang terkait.Memiliki pengalaman profesional minimal 5 tahun dalam monitoring dan evaluasi, manajemen proyek, manajemen kinerja, atau implementasi proyek pembangunan.Berpengalaman menyusun logical framework, indikator kinerja utama (KPI), rencana monitoring, dan sistem pengukuran kinerja.Pernah bekerja sama dengan instansi pemerintah, rumah sakit, atau proyek internasional yang didanai IsDB, World Bank, ADB, JICA, WHO, maupun lembaga sejenis menjadi nilai tambah.Memiliki kemampuan analisis data kuantitatif dan kualitatif.Menguasai aplikasi visualisasi data seperti Microsoft Excel, Power BI, Tableau, atau aplikasi sejenis.Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan.3. PCR ExpertPendidikan minimal S2 di bidang Kesehatan Masyarakat, Manajemen Kesehatan, Teknik Sipil/Arsitektur, Kebijakan Publik, Ekonomi, atau bidang terkait.pengalaman minimal 10 tahun dalam manajemen proyek atau evaluasi proyek yang didanai donor, dengan sedikitnya 5 tahun di sektor infrastruktur atau kesehatan.Berpengalaman menyusun Project Completion Report (PCR), Implementation Completion Report (ICR), atau laporan evaluasi proyek yang didanai bank pembangunan multilateral seperti IsDB, World Bank, atau ADB.Memiliki pengalaman bekerja dengan instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan.Kemampuan analisis dan penyusunan laporan dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.4. Reporting SpecialistPendidikan minimal S2 di bidang Kesehatan Masyarakat, Kebijakan Kesehatan, Manajemen Kesehatan, Administrasi Rumah Sakit, Manajemen Informasi Kesehatan, Kebijakan Publik, Administrasi Publik, Studi Pembangunan, Ekonomi, Statistik, Manajemen, Teknik, Sistem Informasi, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 5 tahun dalam pelaporan proyek, manajemen kinerja, monitoring dan evaluasi, perencanaan strategis, manajemen proyek, atau pengembangan sektor kesehatan.Berpengalaman menyusun laporan analitis tingkat tinggi, laporan manajemen, laporan kinerja proyek, maupun laporan proyek yang didanai lembaga internasional.Memiliki pengalaman mendukung instansi pemerintah, organisasi layanan kesehatan, mitra pembangunan, bank pembangunan multilateral, atau organisasi internasional.Berpengalaman mengintegrasikan data teknis, keuangan, pengadaan, implementasi, dan kinerja sektor kesehatan ke dalam laporan proyek.Memahami sistem kesehatan, manajemen rumah sakit, sistem informasi kesehatan, atau reformasi sektor kesehatan.
Baca juga