Salah satu caranya, kata BAK, yaitu Opu Basmin mengharumkan dan mengabadikan nama-nama Pahlawan Luwu dan nama-nama Kebudayaan Luwu di berbagai OPD di Luwu. Misalnya saja Bandara Luwu Andi Djemma, Lapangan Andi Djemma, RSUD Batara Guru, Mal Pelayanan Publik Simpuriang dan Pusat Gedung Pertemuan Puang Kambo.Seperti novel, kalau ditulis akan berjilid-jilid karya dan dedikasi Opu Basmin Mattayang di Kab. Luwu. "Pemimpin visioner yang bergerak dengan konsep dasar yang kuat, untuk masa depan Luwu yang lebih baik” tegas BAK. Dalam buku Opu Basmin Mattayang terdiri dari 154 halaman, diterbitkan Edisi Luks dengan menguraikan tiga bagian besar yaitu Masa Kecil, Remaja dan Mahasiswa.Bagian Kedua, Berkarier dan Memenuhi Panggilan Pengabdian di Luwu, Memandu pemajuan Luwu dan Bagian Ketiga, Apa Kata Masyarakat Tentang Opu Basmin Mattayang.Sementara itu, Dr. Drs. H. Basmin Mattayang Andi Sennu, M.Pd. menegaskan kalau dirinya banyak diminta untuk ditulis dan diterbitkan menjadi buku dari penulis dari Pulau Jawa. Namun, ia menolak dengan alasan kalau apa yang ditulis belum tentu sesuai dengan karakter, alur pikir dan tidak sesuai nalar saya dan pemikiran serta arah pandangan hidupnya. "Saya menghubungi adinda BAK untuk minta ditulis tentang biografi saya. Selain BAK mengetahui betul karakter dan tipikal saya juga BAK adalah penulis profesional yang telah menulis buku pertama saya berjudul "Basmin Mattayang, Dari Guru Hingga Bupati” pada 2006.”
"Malam ini, saya kembali meluncurkan buku kedua saya yang ditulis BAK berjudul "Dr. Drs. H.Basmin Mattayang,M.Pd. Pemimpin Visioner, Pendobrak Perubahan, Pembawa Kesejukan”. "Saya bersyukur karena dalam waktu singkat tiga bulan buku ini selesai dan diluncurkan bertepatan dengan menyambut HUT Kemerdekaan RI, Tgl 17 Agustus 2023,” kata Basmin Mattayang. (*).