Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr Hj. Ihyani Malik, S.Sos, M.Si melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan KKP 2022 Fisip Unismuh Makassar Angkatan XXV Kabupaten Pangkep di aula pertemuan Kantor Kecamatan Minasatene.

LITERASI-ONLINE.COM, PANGKEP - Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr Hj. Ihyani Malik, S.Sos, M.Si bersama rombongan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan KKP 2022 Fisip Unismuh Makassar Angkatan XXV Kabupaten Pangkep di aula pertemuan Kantor Kecamatan Minasatene, Kamis (1/12/2022)..

Kegiatan monev ini menampilkan laporan dari 9 kecamatan yang jadi lokasi KKP di Kabupaten Pangkep. Masing-masing koordinator kecamatan dan kordinator kantor kecamatan lewat juru bicara menampilkan progres kegiatan selama satu bulan berada di lokasi KKP.

Pada pemaparan itu dilaporkan kalau masing-masing kelurahan/desa dan kantor kecamatan sudah ada dua atau tiga program kerja yang sudah terealisasi. Termasuk edukasi, pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat dan aparat. 

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanaan sosialisasi bahaya gadget bagi murid SD, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat, sosialisasi anti bullying, pendidikan politik, sosialisasi bahaya narkoba, lomba cerdas cermat dan masih banyak kegiatan.

Selain itu, ada juga kegiatan kegiatan partisipasi dengan keikutserataan mahasiswa pada kegiatan sosial warga dalam bentuk mengajar mengaji, mengajar di kelas, kerja bakti membersihkan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Korkab KKP 2022 FISIP Unismuh Pangkep, Zul Jalali Wal Ikram, melaporkan saat ini sedang mempersiapkan kegiatan skala kabupaten libatkan kecamatan menggelar donor darah kerja sama Angkatan Muda Muhammadiyah Pangkep, Karang Taruna, dan organisasi lainnya.

Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr. Ihyani Malik mengucapkan terima kasih atas penerimaan Kepala Wilayah Kecamatan Minasatene atas kesediaan jadi lokasi pelaksanaan KKP Fisip Unismuh XXV.

Pada pelaksanaan program kerja KKP pada awal kehadiran di lokasi tentu akan tetap ada, tetapi setelah melakukan adaptasi dan penyesuaian dengan masyarakat dan aparat pemerintah kendala itu akan tetap ada jalan keluarnya.

Apalagi saat di ruang kerja Bu Camat Minasatene tadi, mengakui kalau selama mahasiswa berada di lokasinya sangat membantu dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan di kantor kecamatan dan kantor lurah dan desa.

"Malah dalam beberapa kali pelaksanaan KKP di beberapa lokasi di kabupaten lain, seringkali kalau sudah menjelang penarikan susah untuk pulang.  Bisa jadi juga akan ada mahasiswa yang susah di suruh pulang oleh Bu Camat," kata Dr Ihyani Malik.


Baca juga