LITERASI-ONLINE.COM, PANGKEP - Sesuai rencana hari ini Rabu 16 Nopember 2022, ada tiga kelurahan di Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep yang jadi lokasi KKP 2022 Fisip Unismuh Makassar akan menggelar seminar program kerja.
Ketiga kelurahan itu adalah Kelurahan Bonto Kio, Kelurahan Bonto Langkasa, dan Kelurahan Kallabirang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep.Seminar program kerja ini akan dihadiri para Kepala Wilayah Kelurahan, Babinsa dan Binmas yang menjadi Tripika Kelurahan serta para staf kelurahan, pengurus RW, RT, para mahasiswa peserta KKP serta undangan lainnya.Demikian ditegaskan Koordinator Kecamatan Minasatene Pangkep KKP 2022 Fisip Unimuh Makassar, Fadly kepada media, Rabu pagi 16 Juni 2022.Dijelaskan, sejak KKP 2022 Fisip Unismuh Makassar berada pada tujuh kelurahan dan desa di Kecamatan Minasatene, pada 1 Nopember 2022, sudah tiga kelurahan yahg telah menggelar seminar proker yakni Kelurahan Biraeng, Kelurahan Bontoa dan Kelurahan Minasatene. "Desa Panaikang direncakan Jumat 18 Nopember 2022 akan menggelar seminar proker," kata pria kelahiran Bone, 13 Maret 2001 ini.Kelurahan dan desa yang telah menggelar seminar program kerja bahkan sudah mulai ada yang merealisasikan program kerja tersebut. Masyarakat dan Tripika Kecamatan, Tripika Kelurahan dan Desa di wilayah Minasatene memberi respon dan dukungan positif pada kehadiran KKP dan pelaksaaan program kerja.
Baca: Untuk Mahasiswa Semua Jenjang, Mendikbud Buka Program Wirausaha Merdeka, Ini Infonya!Jumlah mahasiswa KKP 2022 Fisip Unismuh Makassar sebanyak 370 orang. Sebanyak 336 orang di Pangkep. Sisanya KKP kerjasama Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Filipina, Thailand, PT Pelindo, Dinas Lingkungan Hidup, Yasmib, Bawaslu RI, dan KPU.
Baca: Hari Ini, Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Guru 2022, Begini Caranya Cek!Pembimbing lapangan KKP 2022 Fisip Unismuh di Kecamatan Minasatene Pangkep, Dr Muhammad Yahya, M.Si dan Ketua Panitia KKP Fisip 2022 Pangkep, Syukri, S.Sos, M.Si.
Saat ini yang jadi Kepala Wilayah Kecamatan Minasatene Pangkep adalah Dra Hj. Hudriah S Bani. (*)