Salah satu peserta workshop yang paling jauh dari RSUD Torabelo Sigi Sulteng, Andi Ulfiana, S.Kep. Ns., kepada media mengatakan selama 2 hari mengikuti pelatihan ini paling tidak sudah membantu dalam hal pengenalan dasar tentang Ventilator.Bahkan selama ini ventilator yang ada di RS tempatnya bekerja belum digunakan, karena tidak adanya tenaga atau sumber daya terlatih yang bisa mengoperasikan.Setidaknya selama beberapa hari mengikuti kegiatan pelatihan ini, sangat membantu untuk mengoperasikan alat ventilator yang ada di rumah sakit tempatnya bekerja dan berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut. Hal senada disampaikan oleh Koordinator Bidang Hukum dan Humas Dr. H. Abd. Hady J, S.ST., S.Kep., Ns., M. Kes.Menurutnya, HIPERCCI dalam kegiatan selanjutnya akan berupaya secara maksimal untuk bisa menggandeng media sebagai jembatan informasi ke masyarakat.Tentunya ini harus dilakukan secara berlanjut, supaya masyarakat lebih mengenal HIPERCCIDosen Poltekkes Kemenkes Makassar ini menambahkan bahwa HIPERCCI Sulsel mempunyai agenda tahunan termasuk pelatihan ICU dasar, workshop Bundle PAV dan Monitoring Hemodinamik. "Bahkan dalam waktu dekat akan diadakan in Housing training di Stikes Tanawali Persada Takalar," ucapnya. (*)