Makassar Cancer Care Community (MC3) bekerjasama Program Studi Patalogi Anatomi Fakultas Kedokteran Unhas menggelar kegiatan Gathering & Education Breast Cancer Awareness Month di atas Kapal Pinisi.

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Memeringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara Sedunia pada setiap bulan Oktober, Makassar Cancer Care Community (MC3) bekerjasama dengan Program Studi Patalogi Anatomi Fakultas Kedokteran Unhas menggelar kegiatan Gathering & Education Breast Cancer Awareness Month, Kamis 20 Oktober 2022.

Kegiatan bertajuk bincang-bincang sore itu digelar di atas kapal pinisi mengelilingi pulau-pulau di perairan Makassar sambil menikmati sunset, dengan topik pembicaraan "Mengenal FNAB dan Hasil Diagnosis PA Kanker Payudara."

Hadir dalam kegiatan ini, keluarga besar Prodi Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Unhas, Pengurus MC3 dan tamu diantaranya dr. Nurjati C. Siregar, MS, Ph.D, Sp.PA(K) Ketua Kolegium Patologi Anatomik Indonesia (UI). 

Dr. dr. Anak Agung Ayu Ngurah Susraini, Sp.PA(K) Kepala Departemen Patologi Anatomi Fakultas kedokteran Universitas Udayana dan dr. Meilany F. Durry, M.Kes, Sp.PA - Spesialis Patologi Anatomi Universitas Sam Ratulangi Manado. 

"Kegiatan ini tidak lepas dari berbagai rangkaian kegiatan selama bulan Oktober breast cancer," kata dr Upik Andriani Miskad, PhD, SpPA yang Kaprodi PA Fakultas Kedokteran (FK) Unhas. 

Acara ini diisi membagi cerita atau pengalaman dari Ketua MC3 Dr. Nurlina Subair, M.Si tentang perjalanannya selama menjadi survivor kanker payudara.

Dr. Nurlina yang dosen Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar mengatakan, selalu semangat memberi penyuluhan kepada perempuan muda dan dewasa tentang pentingnya periksa sedini mungkin  payudara.

Peserta dikusi Bulan Kesadaran Kanker Sedunia di atas kapal Pinisi. 

Menurut Dr. Nurlina, tingginya angka pesakitan dan menurut data Global Cancer (2020) kasus kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru di Indonesia.

Baca: BPJS Kesehatan Buka Banyak Lowongan Kerja Bidang IT dan Posisi Lain, Lulusan D4/S1 dan S2, Ini Infonya!

"Jumlah kematian mencapai lebih 22.000 jiwa kasus. Periode 2019 -2020 pengobatan kanker telah menghabiskan pembiayaan BPJS kurang lebih Rp 7,6 triliun," jelasnya, sesuai rilis yang diterima, Senin 24 Oktober 2022. (*)


Baca juga