Ketua Pokjar UT Luwu Timur Masnur, S.Pd bersama Rektor UT Prof Ojat Darodjat yang berkunjung ke Lutim, beberapa waktu lalu.
LITERASI-ONLINE.COM, LUWU TIMUR - Kelompok Belajar Universitas Terbuka (Pokjar-UT) Luwu Timur menargetkan mampu mencapai 1000 mahasiswa untuk dua tahun kedepan.
Target pencapaian itu sesuai tekad para civitas akademika UT yang ada di Luwu Timur, yakni pengelola Pokjar, mahasiswa dan alumni UT yang terus bersinergi membesarkan kampus negeri yang ke-45 ini.Demikian ditegaskan Ketua Pokjar UT Luwu Timur, Masnur, S.Pd kepada media belum lama ini.Dijelaskan, untuk mencapai target 1.000 mahasiswa, maka pihak Pokjar Lutim telah menempuh beberapa strategi promosi dan publikasi termasuk melakukan kunjungan ke SMA dan sederajat yang ada di Luwu Timur dan sekitarnya."Setiap kali melakukan kunjungan ke SLTA dan pelosok daerah Luwu Timur, brosur dan link online UT senantiasa disebarkan dan dibagi kepada warga yang belum menempuh jenjang pendidikan pada perguruan tinggi," kata pria kelahiran Malili, Lutim tahun 1963 ini. "Kehadiran Rektor UT, Prof Ojat Darojat, M.Bus, Ph.D dan rombongan yang pertama kali mengunjungi Luwu Timur pada 8 Oktober 2022, menjadi penyemangat dan motivasi bagi pengelola UT, mahasiswa, Tutor UT dan stakeholder lainnya untuk menambah jumlah mahasiswa menyukseskan program UT Pusat mencapai 1 juta mahasiswa," tegas pengelola Pokjar UT Lutim sejak 2009 ini. Saat ini masa registrasi 2022, tercatat ada sekitar 300 mahasiswa UT yang menyebar di seluruh pelosok Lutim."Bahkan ada mahasiswa UT asal Kolaka Utara yang merupakan wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara," tandas Pengawas SD di Kecamatan Malili, Angkona dan Wotu ini.Kecenderungan dalam beberapa tahun terakhir, mahasiswa UT sudah mulai dominan dari kalangan generasi milenial, sambil kerja juga lanjut kuliah. "Para mahasiswa milenial ini juga ada berasal dari pelosok desa desa di Lutim," ungkap Sarjana Pendidikan PKn STKIP Cokroaminoto Palopo 1999 ini.
Baca juga