Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membuka Gelar Pangan Murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Oangan Sulsel, Kamis 20 Oktober 2022.

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, Kemal Redindo Syahrul menegaskan, wilayah Provinsi Sulwesi Selatan tidak kekurangan bahan pangan, bahkan berlebih. 

Kendati demikian, pihaknya tetap waspada karena perubahan cuaca ektrem dapat sewaktu-waktu mengganggu stabilisasi harga dan pasokan bahan pangan lokal. 

Apalagi saat ini, dunia sedang berada dalam ancaman resesi. Salah satunya resesi pangan yang ditandai dengan berkurangnya pasokan pangan inflasi dari sektor bahan pangan.

"Karena itulah kami mengadakan Gerakan Pangan Murah. Selain untuk memastikan harga dan pasokan bahan pangan tetap stabil, juga untuk menekan inflasi di sektor pangan," kata Redindo yang juga putra Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, pada Gerakan Pangan Murah yang dibuka Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (20/10/2022).  

Gerakan Pangan Murah ini berlangsung serentak di enam wilayah (zona) dengan melibatkan semua pemerintah kabupaten/kota di Sulsel, mulai 20 sampai 25 Oktober 2022. 

Khusus Zona 1 berlangsung di Kota Makassar dengan Makassar menjadi tuan rumah. Zona 1 meliputi Kabupaten Gowa, Takalar, dan Maros; Zona 2 di Bulukumba meliputi Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.

Kementerian pertanian melalui Pemprov Sulsel beri bantuan benih kepada petani.

Zona 3 di Kabupaten Soppeng meliputi Bone, Wajo, dan Sinjai; Zona 4 i Kota Parepare meliputi Barru, Pinrang, dan Sidrap.

Zona 5 di Kota Palopo meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur; Zona 6 di Kabupaten Tana Toraja yang meliputi Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Toraja Utara.

"Gerakan Pasar Murah dilakukan selama sepekan untuk menekan inflasi dan membuktikan bahwa ketersediaan pangan di Sulawesi Selatan itu kuat, tidak kekurangan sama sekali, malah produksinya lebih," kata Redindo yang juga putra Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Baca: Lowongan Kerja Kalla Group, Terima Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Informasinya

Baca: Sulsel Gaungkan Sagu Sebagai Pilihan Selain Nasi

Gerakan Pangan Murah ini juga melibatkan Bappenas RI, Kementrian Pertanian RI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, tim Penggerak PKK Sulsel, dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Sulawesi Selatan.

Selama kegiatan, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga lebih terjangkau atau lebih murah dibanding harga pasar. (*)


Baca juga