Rektor UT, Prof Ojat Darojat, M.Bus, Ph.D, saat menjadi narasumber pada sosialisasi dan promosi UT yang dilaksanakan Pokjar UT di Masamba, Luwu Utara, Ahad 9 Oktober 2022

LITERASI-ONLINE.COM, LUWU UTARA - Saat ini sudah tidak ada lagi alasan warga Kabupaten Luwu Utara (Lutra) tidak kuliah karena alasan ekonomi, karena ada Universitas Terbuka (UT) yang dapat terjangkau oleh siapa saja dan dimana saja berada. 

UT hadir selaku PTN ke-45 dengan memberi kesempatan pendidikan tinggi bagi warga yang  berada di daerah terpencil. 

Demikian penegasan Rektor UT, Prof Ojat Darojat, M.Bus, Ph.D, saat menjadi  narasumber pada sosialisasi dan promosi UT yang dilaksanakan Pokjar UT di Masamba, Luwu Utara, Ahad 9 Oktober 2022.

Dijelaskan, keterjangkauan secara ekonomi juga memberi kesempatan kepada mahasiswa tidak perlu ke kota, tetapi cukup di daerah masing-masing dapat menjalani proses pembelajaran dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh 

"Lewat sistem pembelajaran jarak jauh, warga yang tinggal di gunung, ngarai dan pinggir laut akan dengan mudah mengikuti pembelajaran pendidikan tinggi" katanya. 

Pada konteks pembelajaran jarak jauh, maka kampus UT yang mendatangi mahasiswa di rumah tempat tinggal masing-masing. 

Prof Ojat juga menegaskan, mengikis mitos bahwa kuliah di UT gampang masuknya, tetapi susah keluarnya. 

Kesan demikian terus dibenahi oleh manajemen baru, sehingga kualitas pelayan terus diinovasi dan dikembangkan. 

Salah satu bukti pelayanan terus ditingkatan yakni penerimaan mahasiswa baru (maba) 2022 mencapai 140 ribu. Pencapaian yang luar biasa karena empat kali peningkatan.

Baca: Telkom Buka Banyak Lowongan Kerja, Ini Informasinya, Termasuk Cara Daftar

Kepercayaan masyarakat kepada UT sudah mulai tinggi dan telah diketahui oleh masyarakat akan kehadiran UT selaku PTN dengan legalitas dan kualitas terjamin. 

Pada penerimaan CPNS dua tahun lalu secara nasional lulus 20 ribu orang dan, sekitar 9.000 diantaranya adalah alumni UT. 


Baca juga