Kegiatan PIPK Politani Pangkep saat memberikan pelatihan teknologi pemetaan bersama nelayan anggota Kelompok Penangkap Ikan Hias (Kelompish) Pangkep di Pulau Balang Lompo, Desa Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tuppabiring, Kabupaten Pangkep, Jumat (12/8/2022).

Budiman menambahkan terkait sistem manajemen juga harus dimiliki para nelayan. Hal itu terkait dengan kegiatan pascapenangkapan hingga pemasarannya. Semua harus dilakukan dengan penanganan dan manajemen.

“Nelayan harus menerapkan sistem manajemen yang bagus agar ikan hias yang aan dijual juga memiliki nilai yang bagus. Tidak sekedar disimpan di akuarium sementara, tapi lebih dari itu. Perlu manajemen penanganan saat ditransportasikan,” kata Budiman.

Bantuan Alat GPS

Anggota tim PIPK lainnya, Arif Fuddin Usman dalam materi pelatihan mengatakan selama ini nelayan masih kesulitan menentukan posisi daerah penangkapan (fishing ground) yang tepat sasaran. 

Bahkan selama ini, nelayan asal menangkap saja. Sehingga para nelayan dari Kelompish ini membutuhkan waktu lama. Apalagi lokasi daerah tangkapan yang selalu berubah-ubah. 

“Untuk itu, dalam pelatihan ini, kita latih cara pemakaian GPS dalam penentuan posisi daerah penangkapan sesuai titik koordinat yang diizinkan. Sebab, ada daerah-daerah yang dilarang melakukan pemanfaatan karena wilayah konservasi, dalam hal ini menangkap ikan hias,” ujar Arif.

Pada kesempatan tersebut, tim PIPK Pemanfaatan Ikan Hias Politani Pangkep juga menjanjikan akan memberikan bantuan alat Global Positioning System (GPS) kepada Kelompish. Agar lebih memudahkan serta efisiensi dalam melakukan penangkapan.

“Kami dari Tim PIPK Politani Pangkep khusus program ini, nanti akan memberikan bantuan alat GPS untuk bapak-bapak nelayan di sini. Mungkin tidak semua dapat, tapi nanti diberikan ke Kelompish dan nanti akan disetting untuk titik koordinat GPS daerah tangkapan atau fishing ground,” jelasnya.

Tim PIPK Ikan Hias ini masih akan turun lagi bertemu nelayan. Apalagi program penerapan Iptek ini bakal berlangsung selama tiga tahun dengan menggunakan dana hibah dari Direktorat Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Ristek (Kemdibud Ristek).

Ketua Kelompish M Rais mewakili kelompok nelayan penangkap ikan hias berterima kasih dengan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan tim PIPK Politani Pangkep.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Seperti dijelaskan Pak Mauli tentang cara penangkapan dengan metode ramah lingkungan ini. Sebab selama ini, ada beberapa nelayan yang memakai cara dilarang,” ujarnya. 

“Kemudian pemakaian GPS juga pasti akan memudahkan nelayan. Sebab, nelayan tidak lagi mencari-mencari di mana lokasi penangkapan atau fishing ground. Sebab sudah disetel titik koordinat yang tidak melanggar,” tambahnya.


Baca juga