Prof Tahir Kasnawi, Ketua KKI Sulsel

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Sulsel menyelenggarakan rapat virtual penyusunan kepengurusan pra penetapan kepengurusan KKI Sulsel periode 2022/2026.

Rapat ini diselenggarakan Selasa malam, 2 Agustus 2022 merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah (Musda) KKI Sulsel yang digelar 22-23 Juli 2022.

Dr. Amir Muhiddin yang memandu acara ini mengemukakam, musda merekomendasi agar ketua terpilih sesegera mungkin menyusun komposisi kepengurusan dan mengeluarkan Surat Keputusan (SK), selanjutnya diadakan pelantikan dan rapat kerja.

Ketua terpilih Prof. Tahir Kasnawi mengemukakan,  pertemuan ini disamping penyusunan kepengurusan, juga sekaligus menjalin hubungan silaturahmi, bukan saja dengan pengurus lama tetapi juga calon pengurus baru.

"Silaturrahim ini penting karena selama Covid 19, nyaris kegiatan organisasi terhambat sehingga perlu diadakan pertemuan dalam upaya menghidupkan kembali roda organisasi," katanya. 

Prof. Tahir menjelaskan bahwa KKI adalah organisasi nasional,  terdapat di semua provinsi dan kabupaten kota di seluruh Indonesia. 

Didirikan di Jakarta 2003 atas prakarsa tokoh nasional yang konsen pada masalah kependudukan dan Keluarga Berencana. Antara lain mantan Kepala BKKB Pusat Haryono Suyono dan Sudibyo. 

KKI di Sulawesi Selatan dibentuk 10 tahun lalu dan salah satu tokoh dan pemrakarsanya adalah Dr. Anwar M. Diah yang waktu itu masih aktif sebagai Kepala BKKBN Propinsi Sulawesi Selatan. 

Koalisi Kependudukan Indonesia Pusat dipimpin oleh Dr. Sonny Harry B. Rahmadi, dosen Universitas Indonesia dan sekarang sebagai salah seorang Deputi Bidang Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. 

KKI, menurut guru besar sosiologi Unhas, ini adalah organisasi sosial yang sifatnya nirlaba dan menjadi mitra BKKBN dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam pengendalian penduduk dan penciptaan keluarga sejahtera.   

Dr. Anwar M. Diah yang juga hadir dalam rapat virtual ini menyarankan agar pelantikan KKI Sulsel dirangkaikan dengan seminar nasional tentang stunting yang kini jadi konsen pemerintah pusat dan BKKBN sebagai leading sektornya. (*)


Baca juga