Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih empat penghargaan dalam ajang Abdidaya Ormawa 2026.
Program ini mengintegrasikan pelibatan masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan konservasi lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana longsor di Desa Lonjoboko.Program tersebut didampingi oleh Ir. Dewa Sagita Alfadin Nur, dengan Andi Khusnul Rijal Rivai dari Fakultas Teknik sebagai ketua tim dan A. Batario Tenratu sebagai Ketua Ormawa.Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan inovatif dan membangun kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat terbukti memberikan dampak nyata.“Empat penghargaan ini merupakan capaian yang membanggakan sekaligus bukti bahwa mahasiswa Unhas mampu mengembangkan gagasan inovatif dan membangun kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap pengalaman melalui program ini tidak berhenti pada kompetisi, tetapi terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Prof. Ruslin.Lebih lanjut Prof Ruslim menambahkan bahwa organisasi kemahasiswaan di Unhas merupakan wadah penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama. Melalui berbagai kegiatan organisasi, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengidentifikasi persoalan dan merancang solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.“Unhas terus mendorong organisasi kemahasiswaan agar menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata. Kami berharap prestasi ini memotivasi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk terus mengembangkan program kreatif, memperkuat kemitraan, serta menghadirkan kegiatan yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, menjelaskan bahwa capaian di Abdidaya Ormawa 2026 merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi kemahasiswaan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).“Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi sekaligus membuktikan kualitas program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi mahasiswa. Kami berharap mahasiswa semakin aktif mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan mitra, dan memastikan keberlanjutan program,” kata Prof. Suhasman.Perolehan empat penghargaan ini memperkuat komitmen Unhas dalam mendukung organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pengembangan kapasitas, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa. Melalui program yang inovatif, kemitraan yang kuat, dan dukungan institusi, Unhas terus mendorong mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat serta mengembangkan kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan. (*/ams)
Baca juga