Demonstran pro-Palestina berkumpul di luar Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, menjelang konser Ed Sheeran pada Sabtu lalu.

LITERASI-ONLINE.COM - Konser penyanyi asal Inggris, Ed Sheeran, akhir pekan ini, Sabtu (26/9/2026), di Amerika Serikat (AS) diperkirakan kembali diwarnai unjuk rasa warga pro-Palestina.

Sesuai jadwal, Ed Sheeran akan menggelar konser lanjutan di Gillette Stadium, milik pengusaha Yahudi AS, Robert Kraft.

Pekan lalu, sejumlah warga pro-Palestina juga menggelar unjuk rasa saat Ed Sheeran tampil di Philadelphia.

Munculnya unjuk rasa ini dipicu kontroversi pencoretan penyanyi rap AS, Macklemore, dari jajaran penampil dalam rangkaian tur Ed Sheeran di AS.

Ed Sheeran dijadwalkan tampil pada 10 kota di negara bagian AS selama September hingga awal Oktober 2026.

Jadwal terdekat adalah 26 September 2026.

Sebelumnya, penyanyi rap Macklemore ikut menjadi artis pembuka pada dua konser Ed Sheeran di awal September 2026.

Namun, nama Macklemore tiba-tiba dicoret oleh promotor dari daftar penampil konser lanjutan Ed Sheeran.

Penyebabnya, Macklemore menyuarakan dukungan kepada Palestina dari atas panggung pertunjukan. 

Pencoretan Macklemore ini kemudian menimbulkan kontroversi dan akhirnya memicu unjuk rasa dari warga AS yang bersimpati pada Palestina.

Baca: Panas Jelang Laga Timnas Irlandia vs Israel, Pelatih Heimir Hallgrimsson Singgung Genosida di Palestina

Media TMZ memberitakan, Senin (21/9/2026), jumlah pengunjuk rasa pada konser Ed Sheeran akhir pekan ini diprediksi lebih banyak dibandingkan pekan lalu di Philadelphia.

Alasannya, konser digelar di Gillette Stadium yang merupakan milik pengusaha Yahudi AS, Robert Kraft.


Baca juga