LITERASI-ONLINE.COM - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan tanggal awal Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1448 Hijriah/2027 Masehi. Penetapan awal bulan puasa dan lebaran Idul Fitri 2027 itu berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan oleh Muhammadiyah. Mengutip pemberitaan Antara, Jumat (18/9/2026), penetapan melalui KHGT memungkinkan Muhammadiyah menentukan tanggal-tanggal dalam kalender Hijriah jauh sebelum bulan itu berlangsung.Sebab Muhammadiyah menggunakan sistem perhitungan kalender yang telah disusun sebelumnya.
Jadwal Ramadhan dan Idul Fitri 2027 Kalender resmi KHGT yang digunakan Muhammadiyah mencantumkan bahwa 1 Ramadhan 1448 H bertepatan dengan tanggal 8 Februari 2027 Masehi. Satu bulan Ramadhan dalam kalender itu berlangsung selama 29 hari dan berakhir pada 8 Maret 2027 Masehi atau tanggal 29 Ramadhan 1448 H. Artinya, malam pertama Ramadhan 1448 H akan berlangsung pada 7 Februari 2027 Masehi. Umat Islam yang mengikuti penanggalan PP Muhammadiyah, dapat mulai melaksanakan shalat sunnah Tarawih dan Witir pada malam itu. PP Muhammadiyah juga menetapkan bahwa tanggal 17 Ramadhan 1448 H atau Nuzulul Quran jatuh pada 24 Februari 2027 Masehi. Selain awal Ramadhan 1448 H, KHGT Muhammadiyah telah memuat penetapan 1 Syawal 1448 H atau lebaran Idul Fitri 2027.
Baca: Penerimaan Guru CLC 2026: Penempatan di Malaysia, Butuh 132 Orang, Ini Syarat dan Cara DaftarSesuai kalender itu, Idul Fitri 1448 H jatuh pada tanggal 9 Maret 2027 Masehi. Sedangkan pemerintah Indonesia belum menetapkan tanggal awal Ramadhan dan Idul Fitri 1448 H/2017 M secara resmi. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Ramadhan menggunakan mekanisme hisab dan rukyatul hilal yang kemudian dibahas dalam Sidang Isbat.