LITERASI-ONLINE.COM - Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Tabligh Akbar sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70. Hadir sebagai penceramah adalah Ust. Drs. H. Agung Wirawan, M.Si. Tabligh Akbar berlangsung diikuti oleh sekitar 1.000 sivitas akademika Unhas.Mengawali kegiatan, Rektor Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyampaikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan perguruan tinggi perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai spiritual. “Pendidikan tidak hanya fokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pengasahan hati agar setiap insan menjadi pribadi yang memiliki iman yang tinggi dan kualitas sebagai cendekiawan,” jelas Prof. JJ.Prof. JJ menilai, kekeluargaan, keharmonisan, dan silaturahmi merupakan modal penting dalam membangun lingkungan akademik yang sehat. Nilai-nilai tersebut perlu terus diperkuat agar seluruh sivitas akademika memiliki semangat kebersamaan dalam membawa Unhas berkembang ke arah yang lebih baik.Rektor Unhas berharap Tabligh Akbar dapat menjadi ruang refleksi sekaligus sumber semangat bagi sivitas akademika. "Momentum Dies Natalis ke-70 tidak hanya sebagai penanda perjalanan panjang institusi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat pondasi manusia yang menggerakkan Unhas," kata Prof. JJ.Pesan tersebut kemudian diperdalam Ust. Drs. H. Agung Wirawan melalui ceramah yang menempatkan kedekatan spiritual sebagai salah satu pondasi dalam membangun pribadi dan bangsa yang bermartabat.Upaya membangun sumber daya manusia yang kuat perlu dimulai dari hubungan manusia dengan Allah SWT. Ust. Agung Wirawan mengajak sivitas akademika Unhas mengamalkan prinsip amanu bi rabbihim, yakni membangun kedekatan kepada Allah secara langsung melalui penguatan iman dan ibadah.“Salat tidak sekadar dipahami sebagai kewajiban ritual, melainkan sebagai bentuk komitmen seorang hamba kepada Allah SWT. Komitmen tersebut tercermin dalam bacaan salat yang menegaskan bahwa salat, ibadah, hidup, dan mati dipersembahkan kepada Allah SWT,” jelas Ust. Agung.Pesan tersebut memberi dimensi lain dalam memaknai pembangunan sumber daya manusia. Kemampuan intelektual dan pencapaian akademik perlu berjalan bersama dengan kematangan spiritual dan karakter. Keseimbangan keduanya diharapkan dapat membentuk insan akademik yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki nilai dan tanggung jawab dalam menjalankan perannya.Tabligh Akbar merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Dies Natalis ke-70 Unhas, sekaligus ruang bagi sivitas akademika memperkuat silaturahmi dan melakukan refleksi spiritual di tengah perjalanan Unhas dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Kegiatan berlangsung mulai pukul 16.00 Wita, di Baruga A.P Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (08/09).
(*/mir)