SPBU Pertamina

LITERASI-ONLINE.COM - Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga empat jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi selama dua hari berturut-turut, 1-2 September 2026.   

Pada Selasa, 1 September, Pertamina Patra Niaga menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite. 

Terbaru, 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax Green 92 dari Rp 16.600 menjadi Rp 19.150 per liter.

Artinya, naik Rp 2.550 per liter.

Sehari sebelumnya, Selasa (1/9/2026), Pertamina Patra Niaga sudah lebih dulu menaikkan harga Pertamax Turbo dari Rp 18.300 menjadi Rp 19.600 per liter.

Harga Pertamina Dex naik dari semula Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter.

Sedangkan harga Dexlite naik dari 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter.

Adapun harga BBM jenis Pertamax tetap dibanderol sebesar Rp 15.950 per liter. 

Begitu juga harga BBM subsidi, Pertalite dan Biosolar, tidak berubah.

Penjelasan Pertamina

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan, penyesuaian harga BBM non subsidi itu dilakukan dengan mengacu pada formula yang telah ditetapkan pemerintah. 

Formula itu mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor relevan lainnya, termasuk daya beli masyarakat pengguna BBM. 

"Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat," jelas Kitty dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026). 

Daftar Harga Terbaru

Dengan perubahan harga empat jenis BBM nonsubsidi itu, maka daftar harga terbaru BBM Pertamina per 2 September 2026 sebagai berikut: 

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Biosolar: Rp 6.800 per liter

Pertamax: Rp 15.950 per liter

Pertamax Green 95: Rp 19.150 per liter

Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter

Dexlite: Rp 23.700 per liter

Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter. (*)



Baca juga