pelatih timnas Korsel, Hong Myung-bo
LITERASI-ONLINE.COM - Timnas Korea Selatan (Korsel) gagal ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.Mereka tersingkir dalam persaingan di fase grup.Kegagalan tersebut membuat pelatih Korsel, Hong Myung-bo, menjadi sasaran kemarahan publik negara itu.Bukan hanya kritik dan caci maki, Hong Myung-bo bahkan mendapat ancaman pembunuhan.Ancaman pembunuhan itu diterima Hong Myung-bo menjelang kepulangan rombongan timnas Korsel ke Kota Seoul.Menurut kantor berita Yonhap, polisi memperketat pengamanan di sekitar Bandara Incheon, dekat ibu kota Seoul, sebagai antisipasi ancaman pembunuhan itu.Di fase grup Piala Dunia 2026, Korea Selatan hanya mencatat satu kemenangan dan dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan.Sang pelatih, Hong Myung-bo sudah mengumumkan pengunduran dirinya setelah kegagalan itu.Namun, sejumlah orang tak bertanggung jawab tetap kecewa.Bahkan ada yang mengancam nyawa Hong Myung-bo karena kegagalan Taegeuk Warriors.Ancaman pembunuhan itu diumumkan oleh seseorang melalui forum online. Orang tidak dikenal itu mengancam akan membunuh sang pelatih ketika tiba kembali di Korsel. Mengantisipasi berbagai kemungkinan, polisi bertindak sigap melakukan pengamanan berlapis di sekitar bandara.Sebelumnya, selain menyatakan mundur, pelatih berusia 57 tahun itu menyampaikan permintaan maaf kepada publik sepakbola Korsel."Saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pendukung sepakbola Korea Selatan. Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepakbola," kata Hong Myung-bo, seperti diberitakan Yonhap News Agency.Hong Myung-bo bukan orang baru di timnas Korsel. Ia pernah memimpin timnas Korsel pada Piala Dunia 2014 lalu. (*)
Baca juga