“BPP KKSS mengapresiasi penyelenggaraan Webinar Nasional pelatihan qurban syar’i dan sehat oleh KKTP. Pesan qurban adalah umat Islam dalam berqurban tidak ada spektrum yang berkurang, namun justru memancarkan spektrum sosial dan bentuk ketaatan aqidah,” ujar Prof. Syakir.Ia menambahkan, ibadah qurban tidak hanya memiliki dimensi ritual keagamaan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.Selain pelaksanaan secara daring melalui platform Zoom, kegiatan juga digelar secara offline di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar. Pada sesi tatap muka tersebut, peserta yang terdiri dari imam desa/kelurahan dan KUA se-Kabupaten Takalar mendapatkan praktik langsung mengenai handling dan penyembelihan hewan qurban.Kemenag Kabupaten Takalar, H. Solihin, S.Kom.,M.Ag, dalam sambutannya mengemukakan, sangat mendukung dan menyambuat baik kerjasama dan menambah pengetahuan baru. Sementara Wakil Bupati Kab. Takalar Dr. Hengky Yasin,S.Sos, berharap model kegiatan ini sering dilakukan kedepannya.Wabup menegaskan Pemda Takalar siap untuk berkolaborasi demi kemajuan dan sukses program pemda.Wabup Takalar sekaligus membuka Webinar Nasional Pelatihan Qurban Syar'i dan Sehat itu.Ketua Umum BPN KKTP, H. Hasanuddin Tisi Dg Lewa, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pelaksanaan ibadah qurban yang sesuai syariat sekaligus memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan pangan.Serta membekali peserta praktek penyiapan hewan qurban, tata cara penyembelihan hewan qurban yang syar'i.Meliputi cara merebahkan tanpa harus menyakiti hewan qurban, tata cara penyembelihan sapi dan kambing. Sekjen KKTP, A. Muktadir Taiyeb Dg Rurung menambahkan, "Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik dan sukses." Hal ini tidak terlepas dari support dan keterlibatan langsung Sekda Takalar H.M. Hasbi Dg Bantang dan Kepala Kantor Kemenag Takalar H. Solihin Dg Tulung. Mulai dari persiapan sampai dengan pelaksanaan acara, termasuk rapat persiapan melalui virtual zoom.Hadir di room zoom peserta dari masyarakat umum, Pengurus BPP, BPW, Pilar dan Badan otonom KKKS, serta warga diaspora Takalar.Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Pengurus dan anggota KKTP seluruh Indonesia. (*)