Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina pada perayaan Barcelona sebagai juara Liga Spanyol 2025-2026. (foto: ist)

LITERASI-ONLINE.COM - Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal (18 tahun), mengundang perhatian dunia karena mengibarkan bendera Palestina pada pawai perayaan juara Liga Spanyol (LaLiga) 2025-2026, Senin (11/5/2026) lalu.

Barcelona mengunci gelar juara Liga Spanyol musim 2025-2026 setelah mengalahka Real Madrid pada pekan ke-35 di Stadion Camp Nou dengan skor 2-0.

Pada parade perayaan juara itu, Lamine Yamal tampak membawa bendera Palestina di atas bus. 

Aksi pemain timnas Spanyol itu membuat gerah pemerintah Israel.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Kanz, mengecam aksi Lamine Yamal.

Sebaliknya, Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez justru bangga pada apa yang dilakukan Lamine Yamal.

AFP memberitakan, Jumat (15/5/2026), PM Pedro Sanchez mengatakan Lamine Yamal telah membuat Spanyol "bangga" karena mengibarkan bendera Palestina dalam parade kemenangan. 

Sedangkan pihak Israel menyebut tindakan Lamine Yamal memicu  atau menghasut kebencian pada Israel.

"Saya berharap klub besar dan terhormat seperti Barcelona menjauhkan diri dari pernyataan ini dan memperjelas bahwa tidak ada tempat untuk hasutan atau dukungan terhadap terorisme," tulis Katz di akun X (dulu Twitter).

PM Spanyol Pedro Sanchez memberi balasan keras. 

Ia menyebut Menteri Pertahanan Israel itu telah kehilangan akal sehat.

"Mereka yang berpikir bahwa mengibarkan bendera suatu negara adalah 'menghasut kebencian', telah kehilangan akal sehat atau telah dibutakan oleh rasa malu mereka sendiri," tulis Pedro Sanchez di akun X.


Baca juga