Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei
LITERASI-ONLINE.COM - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yang sebelumnya dikabarkan luka parah oleh militer Israel-Amerika Serikat (AS), muncul memberi pernyataan ke publik setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan. Dalam pernyataannya, Mojtaba Khamenei menyebut kemenangan Iran atas Israel-AS setelah terlibat perang sebulan lebih.Mojtaba Khamenei menyebut, kemenangan Iran ini mencengangkan dan telah menginspirasi dunia. Ia menyampaikan gaung kemenangan Iran itu dalam pesannya kepada publik, Kamis (9/4/2026).Mojtaba Khamenei menyampaikan pesan kemenangan ini hanya sehari setelah Presiden AS, Donald Trump, mendadak mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua minggu, pada Rabu (8/4/2026).Dalam pernyataannya melalui televisi lokal Iran, Mojtaba Khamenei menegaskan, Iran telah meraih kemenangan.Ia menambahkan, selama 40 hari para pengikut setia revolusi Iran telah berdiri dengan berani di lahan pertanian, jalanan, dan medan pertempuran."Rakyat Iran, meskipun berduka, mengubah kesedihan mereka menjadi perlawanan dan tekad membuat musuh-musuh mereka takjub, dan menginspirasi dunia yang mengamati," ujarnya.Menurutnya, Iran sama sekali tidak pernah mencari perang, namun akan berjuang mempertahankan hak-haknya yang sah.Mojtaba Khamenei menegaskan, Iran akan membalas kematian para pejabatnya, termasuk sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan awal militer Israel-AS pada 28 Februari 2026."Kami tidak akan membiarkan penjahat agresor yang menyerang negara kami tanpa dihukum," katanya."Iran akan menuntut kompensasi untuk semua kerusakan karena serangan dari agresor. Begitu juga gugurnya para martir dan semua yang terluka," tutupnya. (*)
Baca juga