Warga AS dukung impeachment atau pemakzulan Donald Trump.
LITERASI-ONLINE.COM - Tingkat kepercayaan warga Amerika Serikat (AS) kepada Presiden Donald Trump terus menurun.Gambaran itu tercermin dari hasil jajak pendapat (survei) maupun aksi nyata warga melalui unjuk rasa.Dua pekan lalu misalnya, tercatat 8 jutaan warga AS menggelar unjuk rasa "No Kings." Slogan "No Kings" merujuk pada protes gaya kepemimpinan Donald Trump yang dinilai otoritas.Dalam survei terbaru, mayoritas warga AS kini mendukung impeachment atau pemakzulan Donald Trump dari kursi presiden.Kemarahan mayoritas warga AS terkait keputusan Trump menyerang Iran, yang ternyata berakibat fatal pada perekonomian AS.Tingginya harga minyak dunia, berimbas pada kenaikan tajam harga bahan bakar di AS.Rentetan berikutnya, kenaikan harga bahan bakar di dalam negeri memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan lainnya di AS. Newsweek memberitakan, Rabu (8/4/2026), berdasarkan survei terhadap 790 responden yang dilakukan oleh John Bonifaz, 52 persen pemilih terdaftar di Pilpres AS 2024 mendukung pemakzulan Trump.Sementara 40 persen responden menolak dan selebihnya tidak memberi jawaban. John Bonifaz adalah presiden dan salah satu pendiri organisasi Free Speech For People.Survei John Bonifaz ini bekerja sama dengan firma jajak pendapat milik Celinda Lake. Bahkan dukungan pemakzulan ini datang dari pemilih Partai Republik.Padahal, Partai Republik adalah pengusung Donald Trump pada Pilpres AS 2024. Dalam konferensi pers, Senin (6/4/2026), John Bonifaz menyebut hasil survei ini sebagai sesuatu yang tidak biasa bagi presiden yang baru setahun lebih menjabat. Donald Trump memenangkan Pilpres AS 2024 yang dilaksanakan November 2024, tapi baru dilantik pada Januari 2025. “Ini adalah hasil yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahap awal masa jabatan presiden,” katanya. Ia menilai, perubahan sikap publik kepada Donald Trump terjadi jauh lebih cepat dibandingkan Presiden AS lain yang pernah menghadapi dukungan mayoritas untuk pemakzulan, seperti Presiden Richard Nixon.
Baca juga