Sumber tersebut tidak merinci apakah pilot itu sebenarnya sudah jadi tawanan militer Iran. "Saat ini, kami belum bisa berkomentar apa pun mengenai keberadaan pilot itu," katanya."Namun, satu hal yang pasti bahwa pihak AS tidak menceritakan seluruh kebenaran. Termasuk mengenai pilot pertama yang mereka klaim telah mereka selamatkan," tegasnya.
Baca: Presiden Prancis Ajak Negara Eropa dan Asia Bersatu untuk Mandiri Tanpa Amerika SerikatSebagai informasi, jet tempur F-15 milik AS yang ditembak jatuh di udara Iran itu memuat dua awak pesawat (pilot dan co pilot).Iran menembak jatuh dua jet tempur AS pada Jumat (3/4), hanya berselang dua hari setelah Presiden AS Donald Trump berpidato di Gedung Putih yang menyebut kekuatam militer Iran telah hancur. (*)