Yair Netanyahu, putra PM Israel Benjamin Netanyahu

LITERASI-ONLINE.COM - Mantan Kepala Strategi Presiden Amerika Serikat (AS), Steve Bannon, melontarkan pernyataan yang mengejutkan.

Steve Bannon secara terbuka mendesak agar Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, turut terlibat langsung dalam perang melawan Iran.

Dalam pernyataan melalui podcast, Steve Bannon meminta agar Yair Netanyahu kembali ke Israel untuk menjalani kewajiban militernya sebagai bagian dari cadangan militer.

Jangan "lari" meninggalkan negara ketika warga sipil Israel jadi korban tewas dan terluka, sebagai imbas perang lawan Iran yang sudah berlangsung empat pekan.   

Bannon bahkan menyarankan agar Yair Netanyahu ditempatkan di garis depan jika invasi darat benar-benar terjadi ke Iran untuk memberi contoh pada rakyat Israel.

“Pakaikan seragam padanya dan libatkan di gelombang pertama,” tegas Bannon.

Pernyataan mantan pejabat AS itu  langsung menjadi sorotan publik, sebab menyangkut keterlibatan keluarga pemimpin dalam konflik bersenjata.

Banyak warga AS mendukung pernyataan Barron.

Terutama karena puluhan tentara AS yang justru tewas dan seratusan terluka oleh perang yang dipicu PM Israel Benjamin Netanyahu. 

Di Luar Negeri

Desakan itu juga terkait dengan kritik keberadaan Yair Netanyahu yang memilih tinggal di luar negeri, ketika warga Israel setiap hari dihantui ketakukan serangan drone dan rudal balistik Iran.


Baca juga